Berujung Penjara, Rekam Jejak Kasus Jurnalis di Kendari Diduga Diancam, Dibungkam dan Dikriminalisasi

Berujung Penjara, Rekam Jejak Kasus Jurnalis di Kendari Diduga Diancam, Dibungkam dan Dikriminalisasi

Fachri Djaman

Penulis

Terkinidotid Hadir di WhatsApp Channel
Follow

Awalnya saya menerima Press release dari Lembaga yang berdemonstrasi di Mabes Polri terkait dugaan ilegal mining PT. MD, lalu saya mengkonfirmasi ke beberapa pihak berwenang untuk meminta tanggapannya. Hingga ke pihak terkait pun saya minta tanggapannya. Tapi AT tak memberikan tanggapannya hanya mengirim emoticon jempol, berikutnya juga tidak memberikan respon hingga nomor saya diblokir.

26 Oktober 2021

Jawaban dari beberapa lembaga berwenang mulai saya dapati, dan sebelumnya pihak kantor saya mengarahkan untuk menunggu tanggapan dari pihak terkait, lalu berita diterbitkan di hari itu juga setelah data terkumpul dengan judul "Diduga Lakukan Sejumlah Pelanggaran Hukum, PT. MD diadukan ke Mabes Polri"

Setelah itu malam saya mendengar kabar dari teman bahwa saya sedang dicari oleh beberapa preman yang diduga berkaitan dengan PT. MD dan AT.

27 Oktober 2021

Saya menindaklanjuti berita kemarin dengan keterangan tambahan dari pihak berwenang dan saya menindaklanjuti perkembangan kasus pembacokan. Diduga berkaitan dengan PT. MD dan AT.

Usai mengumpulkan data berita saya diterbitkan dengan judul "Rekam Jejak Sorotan Publik Hingga Kasus Pembacokan yang Berkaitan dengan Dugaan Ilegal Mining PT. MD"

Selang beberapa waktu berita saya terbitkan dan posisi saya sedang membagikan berita, ada nomor baru yang saya tak kenali mengirimkan pesan bernada ancaman.

Serta beberapa orang dan salah satu Ketua Ormas yang meminta bertemu dan meminta saya untuk berhenti memberitakan PT. MD dan AT.

Malam kisaran pukul 10.00, saya bertemu dengan Ketua AJI Kendari Rosniwanty, Sekum AJI Kendari dan seorang Anggota AJI. Mengarahkan untuk sementara waktu mencari tempat aman dan pihaknya akan mendiskusikan dan menindaklanjuti terkait kasus yang menimpa saya.