Prof. Nana Dorong Integrasi Layanan Kampus USN Kolaka, Buton Tengah, dan Tanggetada

Prof. Nana Dorong Integrasi Layanan Kampus USN Kolaka, Buton Tengah, dan Tanggetada

Echa Panrita Lopi

Penulis

Terkinidotid Hadir di WhatsApp Channel
Follow

Terkini, Kolaka — Bakal calon (Balon) Rektor Universitas Sembilanbelas November Kolaka periode 2026–2030, Prof. Dr. Rosnawintang atau yang akrab disapa Prof. Nana, menegaskan komitmennya untuk membangun sistem pelayanan kampus yang terkoneksi dan terintegrasi di seluruh lingkungan USN.

Konsep integrasi layanan tersebut diarahkan untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas pelayanan akademik maupun administrasi di tiga wilayah kampus USN, yakni di Kolaka, Labungkari, dan Tanggetada Pomalaa.

Menurut Prof. Nana, gagasan pelayanan kampus yang saling terkoneksi lahir dari berbagai aspirasi dan keluhan dosen terkait koordinasi serta sistem pelayanan antar kampus yang dinilai masih perlu diperkuat.

“Pelayanan secara terkoneksi untuk tiga kampus menjadi kebutuhan penting agar seluruh sivitas akademika mendapatkan layanan yang efektif, cepat, dan merata,” ujarnya kepada Kendari Terkini, Jumat 8 Mei 2026.

Ia menegaskan, langkah tersebut bukan sekadar bagian dari agenda pencalonan rektor, tetapi merupakan bentuk komitmen bersama dalam membangun Universitas Sembilanbelas November Kolaka menjadi perguruan tinggi yang lebih maju dan kompetitif di kawasan ASEAN.

Prof. Nana mengaku siap maju dalam kontestasi pemilihan rektor dengan membawa semangat kolaborasi, modernisasi layanan, dan penguatan tata kelola kampus berbasis prinsip Good University Governance.

“Ini murni untuk bersama-sama membangun USN sesuai visi jangka panjang universitas,” kata Dosen Universitas Haluoleo tersebut.

Ia menjelaskan, visi jangka panjang USN adalah menjadi perguruan tinggi unggul di kawasan ASEAN pada tahun 2040, khususnya dalam bidang lingkungan pertambangan.

Karena itu, peningkatan kualitas pelayanan, penguatan sumber daya manusia, pengembangan lembaga riset dan pengabdian kepada masyarakat, serta integrasi antar kampus dinilai menjadi fondasi utama dalam mencapai target tersebut.

Selain memperkuat layanan terpadu, sistem integrasi kampus juga diharapkan mampu meningkatkan komunikasi antar fakultas dan unit kerja, sekaligus menghadirkan pelayanan yang lebih optimal bagi mahasiswa dan dosen di seluruh lingkungan kampus USN.

Prof. Nana juga menekankan pentingnya membangun komitmen kolektif seluruh unsur sivitas akademika dan alumni untuk melakukan pembenahan kampus secara menyeluruh.

“Semua itu membutuhkan kerja sama yang baik dan komitmen bersama dari seluruh unsur sivitas akademika serta alumni untuk bangkit berbenah demi USN yang lebih mengglobal,” tuturnya.

Menurutnya, salah satu langkah strategis yang perlu dilakukan adalah duduk bersama untuk membedah berbagai persoalan utama kampus, termasuk peningkatan akreditasi program studi serta pencapaian delapan indikator kinerja utama (IKU) perguruan tinggi.

Ia menyebutkan, terdapat empat poin IKU yang masih perlu ditingkatkan, yakni pengalaman mahasiswa di luar kampus, pelibatan praktisi mengajar, kerja sama program studi dengan mitra kelas global, serta penguatan standar internasional.