Terkini, Kendari — Pemerintah Kota Kendari resmi menandatangani Pernyataan Kehendak kerja sama sister city dengan Yiwu dalam rangkaian pembukaan UCLG ASPAC Executive Bureau Meeting and Asia-Pacific Forum 2026, Jumat (8/5/2026).
Penandatanganan dilakukan langsung oleh Wali Kota Kendari Siska Karina Imran bersama delegasi Kota Yiwu sebagai bagian dari agenda strategis forum internasional yang menghadirkan kepala daerah dan delegasi dari berbagai negara di kawasan Asia Pasifik.
Kerja sama tersebut menjadi langkah awal hubungan bilateral antarkota dalam berbagai sektor pembangunan, mulai dari ekonomi dan industri, budaya dan pariwisata, hingga pengembangan kapasitas sumber daya manusia.
Dalam dokumen pernyataan kehendak itu, kedua pihak sepakat membangun hubungan kerja sama yang saling menguntungkan dengan mengedepankan prinsip kesetaraan serta penghormatan terhadap aturan hukum masing-masing negara.
Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran, menyampaikan bahwa kerja sama sister city ini menjadi momentum penting bagi Kota Kendari untuk memperluas jejaring internasional sekaligus membuka peluang baru dalam pengembangan ekonomi daerah.
“Kerja sama ini menjadi langkah awal yang sangat baik untuk membangun hubungan yang lebih luas antara Kota Kendari dan Kota Yiwu. Kami berharap kolaborasi ini mampu menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat kedua kota,” ujar Siska.
Menurutnya, hubungan persahabatan antarkota tersebut tidak hanya menjadi simbol diplomasi daerah, tetapi juga membuka peluang besar di sektor perdagangan, investasi, pariwisata, hingga pertukaran budaya.
Sementara itu, Delegasi Kota Yiwu Wang Liu mengatakan penandatanganan letter of intent tersebut menjadi tonggak awal hubungan persahabatan antara Yiwu dan Kendari sekaligus memperkuat konektivitas kawasan Asia Pasifik.
Ia menjelaskan bahwa Yiwu dikenal sebagai salah satu pusat perdagangan terbesar di dunia dengan lebih dari 2,1 juta jenis produk dan hubungan dagang yang menjangkau 233 negara serta wilayah internasional.
“Yiwu dan Kendari baru saja menandatangani surat niat pertukaran persahabatan. Ini menjadi tonggak sejarah hubungan kedua kota dan membuka peluang kerja sama pariwisata dan ekonomi di kawasan Asia Pasifik,” katanya.










