Selain itu, optimalisasi PAD dan BUMD, reformulasi tunjangan berbasis kinerja, restrukturisasi organisasi, digitalisasi layanan, dan penganggaran berbasis kinerja juga menjadi kunci.
Paradoks Pembangunan Daerah
Dalam paparannya, Syamsir Nur juga menggambarkan kondisi daerah sebagai paradoks antara kebutuhan pembangunan yang tinggi dan kapasitas fiskal yang semakin terbatas.
“Persoalan utama bukan hanya kekurangan anggaran, tetapi bagaimana belanja dikelola secara tepat dan berdampak,”tandasnya.










