Terkini, Kendari - Pemerintah Kota Kendari mulai mematangkan strategi dalam menghadapi Forum Internasional United Cities and Local Governments Asia-Pacific (UCLG ASPAC) 2026 yang akan mempertemukan berbagai kota dari kawasan Asia Pasifik.
Persiapan tersebut dibahas dalam rapat koordinasi yang digelar bersama sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Sabtu 4 April 2026.
Rapat tersebut difokuskan pada penyusunan strategi promosi potensi unggulan Kota Kendari yang akan diperkenalkan kepada peserta forum internasional, mulai dari sektor pariwisata, peluang investasi, ekonomi kreatif, hingga penguatan infrastruktur dan digitalisasi layanan publik.
Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran, menegaskan bahwa forum internasional tersebut merupakan momentum besar bagi Kota Kendari untuk memperkenalkan diri di tingkat global. Karena itu, seluruh OPD diminta berperan aktif dalam menyiapkan materi promosi yang terintegrasi dan berbasis data.
“Kita tidak hanya hadir sebagai tuan rumah, tetapi harus mampu menunjukkan apa yang menjadi kekuatan Kota Kendari. Semua OPD harus punya kontribusi nyata dalam menyusun narasi besar yang bisa kita tawarkan ke dunia,” ujar Siska.
Menurutnya, promosi daerah tidak hanya bergantung pada potensi yang dimiliki, tetapi juga pada cara penyampaian yang menarik, informatif, dan mampu meyakinkan investor maupun mitra internasional.
“Kita harus punya cerita yang kuat tentang Kendari. Apa keunggulan kita, apa peluang investasinya, dan bagaimana kota ini berkembang. Narasi ini harus disusun dengan baik dan didukung data yang kuat,” lanjutnya.
Selain itu, setiap OPD diminta menyiapkan bahan presentasi yang konkret dan berbasis data agar materi promosi yang disampaikan dalam forum UCLG ASPAC dapat dipertanggungjawabkan secara akademis maupun ekonomis.
Materi tersebut nantinya akan menjadi bagian dari promosi resmi Kota Kendari di hadapan delegasi internasional.
Forum UCLG ASPAC sendiri merupakan forum kerja sama pemerintah kota dan daerah di kawasan Asia Pasifik yang berfokus pada pembangunan perkotaan berkelanjutan, kerja sama ekonomi, inovasi pelayanan publik, serta penguatan jejaring kota global.
Keikutsertaan Kota Kendari dalam forum ini diharapkan dapat membuka peluang kerja sama internasional, investasi daerah, serta meningkatkan citra Kota Kendari di tingkat global.
Pemerintah Kota Kendari menargetkan forum internasional tersebut menjadi momentum untuk mempercepat pembangunan kota, meningkatkan daya saing daerah, serta memperluas jejaring kerja sama internasional di berbagai sektor strategis.
"Dengan persiapan yang matang, Pemkot Kendari optimistis dapat memanfaatkan forum UCLG ASPAC 2026 sebagai ajang promosi potensi daerah sekaligus membuka peluang investasi dan kerja sama global bagi pembangunan Kota Kendari di masa depan," tandasnya.










