KM Bulukumba Sultra Gelar Muswil, Perkuat Organisasi dan Siapkan Kepemimpinan Baru

KM Bulukumba Sultra Gelar Muswil, Perkuat Organisasi dan Siapkan Kepemimpinan Baru

Echa Panrita Lopi

Penulis

Terkinidotid Hadir di WhatsApp Channel
Follow

Terkini, Konawe Selatan — Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Kerukunan Masyarakat Bulukumba (KM Bulukumba) Provinsi Sulawesi Tenggara menggelar Musyawarah Wilayah (Muswil) di Villa Sparko, Ranomeeto, Kabupaten Konawe Selatan, Sabtu (11/7/2026).

Forum ini menjadi momentum strategis untuk memperkuat konsolidasi organisasi, mengevaluasi kinerja kepengurusan, menyusun program kerja, sekaligus menyiapkan kepemimpinan baru.

Mengusung tema "Mempererat Persatuan, Membangun Sinergi dan Mewujudkan Kerukunan Masyarakat Bulukumba yang Mandiri, Berdaya Saing dan Berkontribusi bagi Pembangunan Sulawesi Tenggara," Muswil dihadiri pengurus DPW, perwakilan DPD, tokoh masyarakat, serta warga Bulukumba yang berdomisili di berbagai kabupaten dan kota di Sulawesi Tenggara.

KM Bulukumba Sultra Gelar Muswil, Perkuat Organisasi dan Siapkan Kepemimpinan Baru
Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Kerukunan Masyarakat Bulukumba (KM Bulukumba) Provinsi Sulawesi Tenggara menggelar Musyawarah Wilayah (Muswil) di Villa Sparko, Ranomeeto, Kabupaten Konawe Selatan, Sabtu (11/7/2026).

Sekretaris DPW Kerukunan Masyarakat Bulukumba Sulawesi Tenggara yang juga pimpinan sidang pada Muswil, Dr. Syamsir Nur, mengatakan Muswil merupakan forum tertinggi organisasi di tingkat wilayah yang memiliki peran penting dalam menentukan arah kebijakan organisasi untuk masa mendatang.

"Musyawarah Wilayah ini menjadi momentum konsolidasi dan silaturahmi seluruh keluarga besar Kerukunan Masyarakat Bulukumba di Sulawesi Tenggara. Selain melakukan evaluasi terhadap kinerja organisasi, forum ini juga merumuskan program-program kerja yang bersifat inisiatif maupun partisipatif sebagai arah gerak organisasi ke depan," ujar Syamsir.

Menurutnya, Muswil tidak hanya membahas evaluasi organisasi dan penyusunan program kerja, tetapi juga menyepakati ketua serta tim formatur yang akan menyusun kepengurusan baru.

Syamsir menegaskan, penguatan organisasi harus dibangun melalui semangat harmoni, baik dalam hubungan kelembagaan maupun hubungan personal antaranggota.

"Harmoni yang kami bangun diwujudkan melalui dua sisi, yakni melahirkan pikiran dan gagasan yang konstruktif bagi kemajuan organisasi serta memperkuat aksi sosial kemasyarakatan sehingga keberadaan organisasi benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat," katanya.

KM Bulukumba Sultra Gelar Muswil, Perkuat Organisasi dan Siapkan Kepemimpinan Baru
Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Kerukunan Masyarakat Bulukumba (KM Bulukumba) Provinsi Sulawesi Tenggara menggelar Musyawarah Wilayah (Muswil) di Villa Sparko, Ranomeeto, Kabupaten Konawe Selatan, Sabtu (11/7/2026).

Ia menambahkan, strategi penguatan organisasi juga dilakukan melalui optimalisasi peran Dewan Pengurus Daerah (DPD) yang telah terbentuk serta mendorong pembentukan DPD di wilayah yang hingga kini belum memiliki kepengurusan.

"Kami ingin DPD yang sudah terbentuk semakin aktif menjalankan program organisasi, sementara daerah yang belum memiliki kepengurusan dapat segera membentuk DPD agar organisasi semakin kuat dan menjangkau seluruh warga Bulukumba di Sulawesi Tenggara," jelasnya.

Muswil diikuti oleh perwakilan DPW Sulawesi Tenggara dan delapan DPD, yakni DPD Kendari, Bombana, Kolaka, Kolaka Utara, Kolaka Timur, Konawe, Konawe Utara, dan Konawe Selatan.

Berdasarkan data panitia, jumlah peserta dengan hak penuh tercatat sebanyak 21 orang, sedangkan peserta peninjau berjumlah 18 orang, sehingga total peserta yang mengikuti Musyawarah Wilayah mencapai 39 orang.

Melalui Muswil ini, DPW KM Bulukumba Sulawesi Tenggara berharap dapat melahirkan kepemimpinan yang mampu menjaga soliditas organisasi, memperkuat sinergi antar-DPD, memperluas jaringan kelembagaan, serta meningkatkan kontribusi organisasi dalam pembangunan daerah melalui kolaborasi dengan pemerintah, dunia usaha, dan berbagai elemen masyarakat.

Selain itu, berbagai rekomendasi strategis yang dihasilkan dalam Muswil diharapkan menjadi pijakan bagi KM Bulukumba Sulawesi Tenggara untuk terus berkembang sebagai organisasi yang mandiri, berdaya saing, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Bulukumba di perantauan maupun bagi pembangunan Sulawesi Tenggara.