Terkini, Kendari — Pertanyaan sederhana namun penuh makna kerap muncul di tengah masyarakat Sulawesi Tenggara: “Satu tahun jadi gubernur, sudah buat perubahan apa untuk Sultra?”
Pertanyaan itu menjadi refleksi penting bagi Gubernur Sulawesi Tenggara, Andi Sumangerukka, dalam melihat perjalanan kepemimpinannya sejak dipercaya memimpin provinsi tersebut.
Dalam sebuah pernyataan yang disampaikan kepada publik, Andi Sumangerukka menegaskan bahwa kemajuan daerah tidak hanya lahir dari kebijakan pemerintah, tetapi juga dari kerja keras, semangat, dan partisipasi masyarakat Sulawesi Tenggara.
“Saya menyaksikan sendiri bagaimana Sulawesi Tenggara hidup dari kerja keras masyarakatnya,” ungkapnya.
Menurutnya, pembangunan sebuah daerah tidak selalu terlihat dari perubahan yang instan. Banyak proses yang harus dilalui sebelum hasilnya benar-benar dirasakan masyarakat.
Mulai dari penataan kebijakan, penguatan tata kelola pemerintahan, pembangunan infrastruktur, hingga peningkatan kualitas pelayanan publik.
Selama satu tahun terakhir, Pemerintah Provinsi
Sulawesi Tenggara terus mendorong berbagai langkah strategis untuk mempercepat pembangunan daerah.
Sejumlah program prioritas diarahkan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, memperkuat sektor pendidikan dan kesehatan, serta membuka peluang ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat.
Pemerintah provinsi juga berupaya mempercepat pembangunan infrastruktur yang dinilai menjadi salah satu kunci penggerak pertumbuhan ekonomi daerah.
Infrastruktur yang memadai diharapkan dapat memperlancar konektivitas antarwilayah sekaligus mendorong aktivitas ekonomi masyarakat.










