Terkini, Kolaka – Bupati Kolaka H. Amri, S.STP., M.Si. resmi melantik dan mengambil sumpah/janji 32 Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam Jabatan Administrator dan Pengawas di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kolaka, Kamis (23/7/2026).
Pelantikan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah memperkuat birokrasi yang profesional, adaptif, dan berorientasi pada peningkatan kualitas pelayanan publik.
Sebanyak 32 ASN yang dilantik akan mengisi sejumlah jabatan strategis pada organisasi perangkat daerah (OPD), kecamatan, kelurahan, hingga unit pelayanan kesehatan.
Penempatan pejabat dilakukan berdasarkan kompetensi, kebutuhan organisasi, serta hasil evaluasi kinerja guna mendukung efektivitas penyelenggaraan pemerintahan.
Dalam arahannya, Bupati Amri menegaskan bahwa setiap jabatan merupakan amanah yang harus dijalankan dengan penuh integritas, tanggung jawab, disiplin, dan loyalitas kepada masyarakat, daerah, serta negara.
"Jabatan yang saudara emban merupakan amanah yang harus dijalankan dengan penuh integritas, tanggung jawab, disiplin, serta loyalitas kepada masyarakat, daerah, dan negara," ujar Bupati Amri.
Ia menekankan pentingnya profesionalisme dalam menjalankan tugas serta membangun kolaborasi yang kuat antarperangkat daerah.
Menurutnya, sinergi dan inovasi menjadi kunci dalam menghadirkan pelayanan publik yang semakin cepat, efektif, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Bupati Amri juga menyampaikan bahwa pelantikan ini merupakan bagian dari penyegaran organisasi untuk memperkuat tata kelola pemerintahan sekaligus meningkatkan kinerja birokrasi agar mampu menjawab tantangan pembangunan daerah.
"Saya berharap seluruh pejabat yang baru dilantik segera menyesuaikan diri dengan tugas dan tanggung jawab yang diemban, memperkuat koordinasi lintas perangkat daerah, serta terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat," katanya.
Pelantikan tersebut mencakup sejumlah jabatan strategis, di antaranya Direktur RSUD Benyamin Guluh Kabupaten Kolaka, sekretaris pada beberapa OPD, kepala bidang, lurah, kepala seksi kecamatan, hingga pejabat pada Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD).
Menurut Bupati Amri, keberhasilan pembangunan daerah tidak hanya ditentukan oleh program yang dirancang pemerintah, tetapi juga oleh kualitas aparatur yang menjalankan roda pemerintahan secara profesional, akuntabel, dan berorientasi pada hasil.
Mengakhiri sambutannya, ia berharap para pejabat yang baru dilantik mampu menjadi motor penggerak perubahan birokrasi serta memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat.
"Pelantikan ini diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat birokrasi yang profesional, akuntabel, dan berorientasi pada hasil dalam mendukung terwujudnya Kolaka yang Berkeadilan, Maju, dan Unggul," pungkasnya.










