"Materi yang disampaikan para narasumber sangat berkualitas, tidak hanya memberikan teori, tetapi juga praktik yang langsung dapat diterapkan. Pelatihan ini menjadi bekal yang sangat berarti untuk meningkatkan kualitas layanan perpustakaan serta mempublikasikan berbagai potensi dan kegiatan di kelurahan," katanya.
Mansur menilai kemampuan memilah informasi yang benar, melakukan verifikasi data, hingga menyusun informasi yang menarik menjadi keterampilan yang sangat dibutuhkan di tengah derasnya arus informasi digital.

Ia berharap ilmu yang diperoleh selama Bimtek dapat diterapkan untuk meningkatkan pelayanan perpustakaan sekaligus membantu menyampaikan informasi yang akurat kepada masyarakat.
Bimtek Literasi Informasi yang mengusung tema "Literasi Kuat, Masyarakat Cerdas, Kendari Semakin Maju" merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kota Kendari dalam memperkuat kualitas sumber daya manusia melalui penguatan budaya literasi.
Melalui pelatihan tersebut, peserta diharapkan mampu menjadi penggerak literasi di lingkungan masing-masing, mengedukasi masyarakat agar lebih kritis dalam menerima informasi, mencegah penyebaran hoaks, serta memanfaatkan media digital sebagai sarana edukasi, publikasi, dan promosi potensi daerah.










