Melalui pendampingan tersebut, limbah plastik berhasil diolah menjadi berbagai produk ramah lingkungan, seperti pot tanaman, dinding pembatas kebun, dan produk fungsional lainnya yang memiliki nilai jual.
Administration & Finance Manager Astra Motor Sulawesi Selatan, Evalyn Susilowati, mengatakan bahwa edukasi kepada generasi muda merupakan investasi jangka panjang dalam membangun budaya peduli lingkungan.
"Kami berharap edukasi seperti ini dapat membentuk kebiasaan positif yang terus diterapkan oleh para siswa, baik di sekolah maupun di lingkungan tempat tinggalnya. Kami percaya upaya menjaga lingkungan harus dimulai dari langkah-langkah sederhana yang dilakukan secara konsisten," ujar Evalyn.
Ia menambahkan, kolaborasi dengan UMKM binaan juga menjadi bagian dari strategi perusahaan dalam memperluas manfaat program CSR.
Menurutnya, sinergi tersebut tidak hanya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pengelolaan sampah, tetapi juga membuka peluang pemberdayaan ekonomi melalui pengembangan usaha berbasis daur ulang.
Melalui kegiatan ini, Asmo Sulsel berharap semakin banyak generasi muda yang memiliki kepedulian terhadap kelestarian lingkungan.
Dengan membiasakan pemilahan sampah sejak dini dan memahami manfaat daur ulang, para pelajar diharapkan dapat menjadi agen perubahan yang berkontribusi dalam menciptakan lingkungan yang lebih bersih, sehat, dan berkelanjutan.










