Terkini, Kendari - Herfain, S.E., M.E., resmi terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum Kerukunan Masyarakat (KM) Bulukumba Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) periode 2026–2031 dalam Musyawarah Wilayah (Muswil) I yang berlangsung di Kendari, Sabtu (11/7/2026).
Kepercayaan yang diberikan secara aklamasi kepada Herfain menjadi awal kepemimpinan baru bagi KM Bulukumba Sultra dengan membawa agenda besar penguatan konsolidasi organisasi, pendataan warga Bulukumba di Sulawesi Tenggara, serta pemberdayaan ekonomi melalui pembentukan koperasi.
Dalam sambutannya usai terpilih, Herfain menegaskan bahwa langkah pertama yang akan dilakukan adalah memperkuat konsolidasi organisasi sekaligus menyusun basis data warga Bulukumba yang tersebar di seluruh wilayah Sulawesi Tenggara.
Menurutnya, data yang akurat akan menjadi fondasi penting dalam menyusun program organisasi yang tepat sasaran.
"Kami akan melakukan konsolidasi, dan yang pertama akan kami lakukan adalah pendataan. Alhamdulillah, pada masa kepemimpinan Bapak Andi Irwan, kepengurusan sudah terbentuk di tujuh kabupaten. Ini menjadi modal awal bagi kami untuk melanjutkan pengembangan organisasi," ujar Herfain.
Ia mengapresiasi fondasi organisasi yang telah dibangun kepengurusan sebelumnya. Berbekal struktur yang sudah terbentuk di tujuh daerah, Herfain optimistis kepengurusan KM Bulukumba dapat diperluas hingga mencakup seluruh 17 kabupaten dan kota di Sulawesi Tenggara.
"Semoga nanti di kepengurusan saya, kita bisa mengembangkan organisasi sesuai cita-cita bersama, sehingga KM Bulukumba hadir di seluruh 17 kabupaten dan kota di Sulawesi Tenggara," katanya.
Tidak hanya membentuk kepengurusan di tingkat kabupaten dan kota, Herfain juga menargetkan jaringan organisasi dapat berkembang hingga tingkat kecamatan agar pelayanan kepada warga Bulukumba di perantauan semakin optimal.
Menurutnya, pendataan warga merupakan pekerjaan strategis yang membutuhkan komitmen bersama karena akan menjadi dasar penguatan organisasi sekaligus memudahkan pelaksanaan program sosial dan pelayanan kepada anggota.
"Ini memang tugas yang cukup berat karena kita harus mendata seluruh warga Bulukumba yang ada di Sulawesi Tenggara. Kalau kita memiliki data yang lengkap, tentu akan sangat luar biasa manfaatnya untuk pengembangan organisasi maupun pelayanan kepada masyarakat," jelasnya.










