Terkini, Kendari – Bunda Literasi Kota Kendari, Shintya Putri Anawula Sudirman mengajak para pelajar untuk menjadikan membaca sebagai kebiasaan sehari-hari dalam kegiatan Gerakan Bersama Gemar Membaca Berbasis Inklusi Sosial (GEMA MOBASA) yang digelar di SDN 66 Kendari.
Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Kendari yang diwakili Sekretaris Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Kendari, Drs Ali Imran beserta jajaran, tim kerja GEMA MOBASA dari berbagai perangkat daerah, Kepala SDN 66 Kendari, para guru, staf sekolah, serta para siswa.
Dalam sambutannya, Bunda Literasi Kota Kendari Shintya Putri Anawula Sudirman menegaskan bahwa membaca merupakan kunci utama untuk membuka berbagai peluang dan kesempatan dalam kehidupan.
Menurutnya, budaya literasi harus terus diperkuat di tengah perkembangan teknologi digital yang semakin pesat.
"Membaca adalah kunci yang membuka semua pintu kesempatan dalam kehidupan. Melalui kegiatan GEMA MOBASA ini, kita ingin menegaskan kembali pentingnya budaya membaca sebagai bekal masa depan generasi muda," ujarnya.
Ia mengakui bahwa anak-anak saat ini menghadapi tantangan besar di era digital. Kehadiran gawai dan beragam konten hiburan sering kali membuat minat membaca buku semakin berkurang.
"Layar gawai lebih mudah menarik perhatian daripada halaman buku. Namun saya percaya, dengan niat yang kuat, program yang tepat, dan kerja sama antara sekolah, orang tua, serta masyarakat, kita mampu membentuk generasi yang cinta membaca dan haus akan ilmu pengetahuan," katanya.
Bunda Literasi juga memberikan motivasi kepada para siswa untuk menjadikan buku sebagai sahabat terbaik dalam kehidupan. Ia menyampaikan bahwa setiap buku yang dibaca akan membuka wawasan baru dan memperluas pengetahuan.
"Setiap buku yang kalian baca adalah sebuah perjalanan. Setiap halaman yang kalian buka adalah petualangan baru. Orang-orang hebat yang mengubah dunia memulai langkahnya dari kebiasaan sederhana, yaitu membaca buku," tuturnya di hadapan para siswa.
Selain itu, ia menyampaikan apresiasi kepada pihak SDN 66 Kendari yang telah berinisiatif menghadirkan program literasi tersebut sebagai upaya meningkatkan minat baca di lingkungan sekolah.










