Ekonom Syamsir Nur: Daya Beli Jadi Kunci di Tengah Tekanan Global dan Ancaman El Nino

Ekonom Syamsir Nur: Daya Beli Jadi Kunci di Tengah Tekanan Global dan Ancaman El Nino

Echa Panrita Lopi

Penulis

Terkinidotid Hadir di WhatsApp Channel
Follow

“Komoditas pangan adalah penyumbang utama inflasi. Kalau produksi terganggu, harga akan naik. Karena itu, penguatan pasokan domestik menjadi sangat penting,” ujarnya.

Dalam konteks ini, stabilitas ekonomi tidak lagi semata-mata diukur dari angka pertumbuhan.

Lebih dari itu, stabilitas adalah soal keseimbangan antara inflasi yang terkendali, pasokan pangan yang aman, dan daya beli masyarakat yang tetap terjaga.

Pemerintah pun dituntut lebih adaptif. Evaluasi kebijakan tidak bisa lagi bersifat konvensional, melainkan harus responsif terhadap dinamika yang berubah cepat.

“Pendekatan wait and see dengan evaluasi berkala menjadi langkah realistis untuk menentukan arah kebijakan ke depan,” kata Syamsir.

Di sisi lain, kebijakan fiskal seperti pembatasan belanja pegawai juga menghadirkan dilema. Di satu sisi mendorong efisiensi, namun di sisi lain berpotensi menekan konsumsi domestik yang selama ini menjadi tulang punggung ekonomi daerah.

Meski demikian, optimisme tetap terjaga.
Sulawesi Tenggara dinilai masih memiliki ruang untuk tumbuh, selama mampu menjaga keseimbangan antara tekanan global dan kekuatan domestik yang dimiliki.

Di sinilah konsep “harmoni” menemukan maknanya bukan sekadar slogan, melainkan pendekatan pembangunan yang menyelaraskan pertumbuhan ekonomi dengan kekuatan sosial.

Pembangunan infrastruktur yang terus berjalan membuka konektivitas antarwilayah, sementara sektor pendidikan dan kesehatan menjadi fondasi jangka panjang untuk menciptakan sumber daya manusia yang tangguh.

“Pendidikan dan kesehatan adalah fondasi utama. Ini harus berjalan seiring dengan pertumbuhan ekonomi. Di situlah harmoni itu hadir,” tegasnya.