Pemkab Kolaka Siap Tampil di Harmoni Sultra ke-62, Bupati Tekankan Sinergi OPD

Pemkab Kolaka Siap Tampil di Harmoni Sultra ke-62, Bupati Tekankan Sinergi OPD

Echa Panrita Lopi

Penulis

Terkinidotid Hadir di WhatsApp Channel
Follow

Terkini, Kolaka — Pemerintah Kabupaten Kolaka terus mematangkan persiapan menghadapi agenda tahunan tingkat provinsi, Harmoni Sultra ke-62.

Bupati Kolaka, H. Amri, S.STP., M.Si., memimpin langsung rapat koordinasi guna memastikan kesiapan teknis serta optimalisasi partisipasi daerah dalam kegiatan yang akan berlangsung pada 24–27 April 2026 mendatang.

Dalam pertemuan tersebut membahas berbagai aspek strategis, mulai dari kesiapan stand pameran, keterlibatan organisasi perangkat daerah (OPD), hingga kontribusi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Kegiatan ini direncanakan berlangsung di kawasan Tugu Persatuan (MTQ), Sulawesi Tenggara, dan akan diikuti oleh seluruh kabupaten/kota se-provinsi.

Dalam pemaparan panitia, pameran menjadi salah satu agenda utama yang akan menampilkan beragam sektor unggulan daerah. Di antaranya meliputi inovasi pelayanan publik, potensi sumber daya lokal, serta capaian kinerja pemerintah daerah.

Selain itu, kegiatan ini juga akan diramaikan dengan produk UMKM, karya kreatif penyandang disabilitas, hingga peluncuran program unggulan seperti zona khas dan live shopping pada stand UMKM.

Peserta kegiatan tidak hanya berasal dari 17 kabupaten/kota, tetapi juga melibatkan berbagai unsur strategis seperti TNI AU, OPD lingkup provinsi, perusahaan swasta, lembaga perbankan termasuk Bank Indonesia dan Bank Sultra, serta komunitas industri dan pelaku UMKM.

Bupati Kolaka dalam arahannya menekankan pentingnya kesiapan seluruh perangkat daerah agar mampu menampilkan potensi terbaik Kabupaten Kolaka secara maksimal.

“Momentum ini harus dimanfaatkan secara optimal untuk memperkenalkan potensi unggulan daerah kita. Ini bukan sekadar partisipasi, tetapi juga ajang strategis untuk meningkatkan daya saing UMKM Kolaka di tingkat regional,” ujar Amri.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa sinergi lintas OPD menjadi kunci keberhasilan partisipasi daerah.