“Ini adalah bentuk nyata sinergi antara pemerintah dan dunia industri dalam menciptakan tenaga kerja lokal yang tidak hanya kompeten, tetapi juga siap terjun langsung ke dunia kerja,” tambahnya.
Tidak hanya berfokus pada peningkatan kemampuan bahasa, program ini juga membuka peluang karier bagi para peserta.
Lulusan program pelatihan Mandarin tersebut diprioritaskan untuk bekerja di lingkungan industri yang dikelola IPIP, khususnya pada sektor pengolahan dan hilirisasi nikel.
Salah satu panitia pelaksana kegiatan menjelaskan bahwa proses seleksi dilakukan secara ketat dan berlapis, mencakup aspek kemampuan dasar, kesiapan mental, hingga komitmen peserta.
“Kami ingin memastikan bahwa peserta yang terpilih benar-benar siap, baik dari sisi akademik maupun mental. Mereka akan belajar di lingkungan baru dengan tantangan yang tidak ringan, sehingga seleksi ini kami lakukan secara komprehensif,” ungkapnya.
"Melalui program ini, Pemerintah Kabupaten Kolaka berharap dapat mencetak generasi muda yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga adaptif terhadap perkembangan global dan kebutuhan industri,"tandasnya.










