Angka tersebut diharapkan dapat terus meningkat melalui kerja sama investasi, pengembangan industri, serta penguatan jaringan ekonomi antar daerah di kawasan timur Indonesia.
Ia berharap ekonomi yang dibangun melalui jaringan saudagar dan pemerintah daerah tidak hanya berdampak pada ekonomi individu atau kelompok usaha tertentu, tetapi berkembang menjadi kekuatan ekonomi komunal yang memberi kontribusi lebih besar bagi perekonomian nasional.
“Kita ingin kontribusi ini tidak hanya berdampak pada ekonomi komunitas, tetapi berkembang dari ekonomi personal, menjadi ekonomi komunal, dan akhirnya memberi kontribusi lebih besar pada ekonomi nasional,”imbuh Syamsir Nur yang juga Komisaris Utama Bank Sultra tersebut.
PSBM XXVI Makassar pun tidak hanya menjadi ajang temu saudagar, tetapi juga menjadi ruang perencanaan masa depan ekonomi Indonesia Timur, tempat bertemunya tradisi merantau, jaringan bisnis, investasi, dan arah baru pembangunan ekonomi daerah berbasis potensi lokal dan kerja sama antar wilayah.










