Kendari Siap Gelar UCLG ASPAC 2026, 87 Delegasi Dunia Telah Terdaftar

Kendari Siap Gelar UCLG ASPAC 2026, 87 Delegasi Dunia Telah Terdaftar

Echa Panrita Lopi

Penulis

Terkinidotid Hadir di WhatsApp Channel
Follow

Terkini, Kendari — Pemerintah Kota Kendari terus mematangkan persiapan menjelang pelaksanaan UCLG ASPAC Executive Bureau Meeting & Asia-Pacific Forum 2026 yang akan digelar pada 7–9 Mei 2026 mendatang.

Hingga 17 April 2026, sebanyak 87 delegasi dari dalam dan luar negeri telah terdaftar dan menyatakan kesiapan untuk hadir dalam forum internasional tersebut.

Berdasarkan data Sekretariat UCLG ASPAC Kota Kendari, sebanyak 36 delegasi berasal dari berbagai daerah di Indonesia.

Delegasi domestik tersebut antara lain dari Jakarta (11 peserta), Kendari (6 peserta), Minahasa Utara (4 peserta), Samarinda (3 peserta), Makassar (2 peserta), serta masing-masing satu peserta dari Banda Aceh, Bandung, Madiun, Mamuju, Mataram, Padang, Pangkal Pinang, Sleman, dan Tangerang Selatan.

Sementara itu, partisipasi internasional menunjukkan antusiasme tinggi dengan kehadiran 51 delegasi dari kawasan Asia Pasifik.

Negara-negara yang telah terkonfirmasi meliputi Tiongkok, Korea Selatan, Jepang, India, Malaysia, Thailand, Singapura, Maladewa, hingga Kiribati. Sejumlah kota besar seperti Guangzhou, Fuzhou, Seoul, dan Taipei turut masuk dalam daftar peserta.

Kepala Sekretariat UCLG ASPAC Kota Kendari menyampaikan bahwa kehadiran delegasi lintas negara menjadi indikator meningkatnya posisi Kendari dalam jejaring kerja sama pemerintah daerah di tingkat global.

“Partisipasi delegasi dari berbagai negara menunjukkan bahwa Kendari semakin diperhitungkan dalam forum internasional, khususnya dalam jaringan UCLG ASPAC,” ujarnya.

Ia menambahkan, berbagai persiapan teknis terus dimaksimalkan, mulai dari penjemputan tamu, pengaturan akomodasi, hingga kesiapan venue kegiatan. Rangkaian agenda juga akan disinergikan dengan peringatan Hari Ulang Tahun ke-195 Kota Kendari.

“Kami ingin memastikan para delegasi mendapatkan pengalaman terbaik, sekaligus memperkenalkan potensi dan budaya daerah kepada dunia internasional,” tambahnya.

Pemerintah Kota Kendari menilai ajang ini sebagai momentum strategis untuk mendorong promosi daerah, baik dari sisi pariwisata, investasi, maupun pengembangan ekonomi lokal.

Kehadiran ratusan delegasi diyakini akan memberikan efek berganda bagi sektor perhotelan, transportasi, serta pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Selain itu, forum ini juga menjadi ruang pertukaran pengetahuan antar kota di kawasan Asia Pasifik, terutama dalam isu pembangunan berkelanjutan, tata kelola pemerintahan, dan inovasi pelayanan publik.

Dengan persiapan yang terus dimaksimalkan, Pemerintah Kota Kendari optimistis dapat menjadi tuan rumah yang sukses, sekaligus memperkuat citra sebagai kota yang terbuka, kolaboratif, dan berdaya saing global.