Terkini, Kendari — Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Disperpusip) Kota Kendari menggelar Lomba Bertutur Tingkat Sekolah Dasar/Madrasah Ibtidaiyah (SD/MI) se-Kota Kendari Tahun 2026 sebagai bagian dari upaya memperkuat budaya literasi sejak usia dini.
Kegiatan yang dipusatkan di Aula Gedung Layanan Perpustakaan Kota Kendari ini diikuti puluhan peserta dari berbagai SD/MI se-Kota Kendari.

Para peserta merupakan siswa kelas 4 dan 5 yang telah melalui proses pendaftaran sejak 16 April hingga 18 Mei 2026.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Kendari, Akrim Kurdin, mengatakan bahwa lomba bertutur merupakan implementasi nyata dari gerakan pembudayaan membaca yang dicanangkan secara nasional oleh Perpustakaan Nasional (Perpusnas).
Menurutnya, kegiatan tersebut bukan hanya sekadar ajang kompetisi, melainkan sarana untuk mendekatkan anak-anak dengan buku, terutama cerita rakyat, legenda, serta kisah kepahlawanan lokal Sulawesi Tenggara.

“Lomba Bertutur tingkat SD/MI se-Kota Kendari Tahun 2026 merupakan implementasi nyata dari gerakan pembudayaan membaca yang dicanangkan secara nasional oleh Perpustakaan Nasional,"bebernya.
"Kegiatan ini tidak hanya dirancang sebagai ajang kompetisi bakat, tetapi lebih sebagai instrumen untuk mendekatkan anak-anak pada buku, khususnya buku-buku cerita rakyat, legenda, dan sejarah kepahlawanan lokal Sulawesi Tenggara,”sambung Akrim Kurdin dalam laporannya.

Ia menjelaskan, kegiatan tersebut bertujuan menumbuhkembangkan kegemaran membaca dan literasi anak, sekaligus menanamkan kecintaan terhadap budaya bangsa melalui buku-buku bernilai karakter dan pendidikan.
Selain itu, lomba bertutur juga diharapkan mampu melahirkan generasi muda yang memiliki keberanian tampil, kemampuan komunikasi yang baik, serta menjadi teladan dalam kebiasaan membaca.
“Tema kegiatan tahun ini adalah ‘Menumbuhkan Generasi Berkarakter melalui Kegemaran Membaca dan Bertutur’,” tambahnya.











