Kerja Bakti Pemkot dan Pesantren Ubah Wajah Jalan Sam Ratulangi Kendari

Kerja Bakti Pemkot dan Pesantren Ubah Wajah Jalan Sam Ratulangi Kendari

Echa Panrita Lopi

Penulis

Terkinidotid Hadir di WhatsApp Channel
Follow

Terkini, Kendari — Pemerintah Kota Kendari terus mendorong kolaborasi dengan masyarakat dalam memperindah lingkungan kota.

Salah satu langkah nyata diwujudkan melalui kegiatan kerja bakti pengecatan median jalan di Jalan Dr. Sam Ratulangi, Kelurahan Kemaraya, Rabu (22/4/2026).

Kegiatan ini digagas oleh Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kota Kendari bersama Pondok Baitul Muslimin Wanggu Lepo-Lepo, dengan melibatkan jajaran Bidang Teknologi Informasi, Komunikasi, dan Persandian (TIK) serta para santri.

Kepala Bidang TIK Dinas Kominfo Kota Kendari, Alim Rawis, menegaskan bahwa kegiatan tersebut bukan sekadar kerja bakti biasa, melainkan bentuk nyata sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam menjaga estetika kota.

“Ini bukan sekadar kerja bakti, tetapi wujud kolaborasi. Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri, perlu keterlibatan masyarakat untuk menjaga dan memperindah lingkungan,” ujarnya.

Menurut Alim, partisipasi aktif masyarakat dalam kegiatan seperti ini dapat menumbuhkan rasa memiliki terhadap fasilitas publik. Dengan demikian, kesadaran untuk merawat lingkungan akan terbentuk secara alami.

Selain itu, keterlibatan santri dalam kegiatan ini juga menjadi sarana pembelajaran di luar kelas. Para santri tidak hanya diajarkan nilai gotong royong, tetapi juga didorong untuk berkontribusi langsung dalam kehidupan sosial masyarakat.

Pimpinan Pondok Baitul Muslimin, KH Maulana Ahmad Zaqi, menyambut positif kegiatan tersebut. Ia menilai kolaborasi ini sejalan dengan nilai-nilai pendidikan pesantren yang menekankan kepedulian sosial dan lingkungan.

“Ini bagian dari pendidikan karakter bagi santri, agar mereka memiliki kepedulian terhadap lingkungan dan mampu berkontribusi bagi masyarakat,” ungkapnya.

Suasana kerja bakti berlangsung penuh kebersamaan dan antusiasme. Meski di bawah terik matahari, para peserta tetap semangat menyelesaikan pengecatan.

Hasilnya, median jalan yang sebelumnya tampak kusam kini terlihat lebih bersih, rapi, dan menarik.

Kegiatan ini menjadi bukti bahwa pembangunan kota tidak selalu bergantung pada anggaran besar. Dengan kolaborasi dan partisipasi aktif, perubahan positif dapat diwujudkan melalui langkah-langkah sederhana.

Ke depan, Pemerintah Kota Kendari berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan secara berkelanjutan di berbagai titik kota.

Pelibatan lebih luas, termasuk pondok pesantren lain dan remaja masjid se-Kota Kendari, diharapkan mampu menciptakan lingkungan yang bersih, tertata, dan nyaman bagi seluruh masyarakat.