Harmoni Sultra 2026: Stan Pemkot Baubau Ramai Dikunjungi Pengunjung

Harmoni Sultra 2026: Stan Pemkot Baubau Ramai Dikunjungi Pengunjung

Echa Panrita Lopi

Penulis

Terkinidotid Hadir di WhatsApp Channel
Follow

Terkini, Kendari — Stan Pemerintah Kota Baubau menjadi salah satu magnet utama dalam ajang Pameran Harmoni Sultra 2026 yang digelar di Kendari.

Sejak resmi dibuka pada Jumat malam (24/4/2026), jumlah pengunjung terus meningkat dan memadati area pameran.

Kemeriahan peringatan HUT Sulawesi Tenggara ke-62 terasa kuat di lokasi kegiatan, dengan masing-masing kabupaten/kota menampilkan potensi unggulan daerahnya.

Di antara deretan stan tersebut, Baubau tampil menonjol berkat daya tarik produk UMKM serta penyajian informasi pembangunan yang interaktif dan edukatif.

Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UKM Kota Baubau, Suarmawati, mengungkapkan bahwa lonjakan pengunjung justru semakin meningkat memasuki malam kedua pelaksanaan pameran.

“Antusiasme masyarakat sangat luar biasa. Tidak hanya masyarakat umum, tetapi juga tokoh masyarakat, akademisi, hingga mahasiswa turut mengunjungi stan Baubau untuk melihat langsung perkembangan daerah,” ujarnya, Sabtu (25/4/2026).

Sejumlah tamu kehormatan turut hadir, di antaranya Wakil Bupati Bombana bersama rombongan, yang memberikan perhatian terhadap berbagai produk dan inovasi yang ditampilkan.

Selain itu, kehadiran Ketua dan Wakil Ketua Dekranasda Provinsi Sulawesi Tenggara turut memperkuat dukungan terhadap pelaku UMKM dan pengrajin lokal.

Dukungan tersebut menjadi indikator positif bahwa produk kreatif asal Baubau memiliki daya saing serta potensi promosi yang strategis di tingkat provinsi.

Pameran Harmoni Sultra 2026 menjadi etalase capaian pembangunan sekaligus membuka peluang investasi bagi seluruh daerah di Sulawesi Tenggara.

Dengan tren kunjungan yang terus meningkat, stan Baubau diproyeksikan tetap menjadi salah satu destinasi favorit hingga penutupan kegiatan.

Partisipasi aktif ini sekaligus mempertegas komitmen Pemerintah Kota Baubau dalam mendorong penguatan ekonomi kreatif serta memperkenalkan identitas budaya daerah kepada publik yang lebih luas.