Terkini, Kendari — Rangkaian perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-62 Provinsi Sulawesi Tenggara dalam tajuk Harmoni Sultra terus berlanjut.
Memasuki hari kedua, Sabtu 25 April 2026, kegiatan dipusatkan di Pulau Bokori melalui gelaran Festival Bokori yang berlangsung meriah dan melibatkan berbagai elemen masyarakat.
Kegiatan diawali dengan fun bike yang diikuti Gubernur Sulawesi Tenggara, Forkopimda, kepala daerah, pimpinan OPD, komunitas sepeda, serta masyarakat umum.
Agenda ini tidak hanya menjadi pembuka yang penuh semangat, tetapi juga mengampanyekan gaya hidup sehat.
Beragam aktivitas turut meramaikan festival, mulai dari lomba memasak makanan halal (halal cooking) yang diikuti TP PKK se-Sultra dan pelajar, penanaman pohon sebagai bentuk kepedulian lingkungan, hingga fun fishing yang terbuka bagi masyarakat.
Salah satu daya tarik utama adalah atraksi ASR Flying Board, di mana Gubernur Andi Sumangerukka tampil langsung di atas papan terbang air (flying board), menyita perhatian dan antusiasme pengunjung.
Dalam sambutannya pada kegiatan halal cooking, Gubernur menegaskan pentingnya menjaga kesehatan sebagai investasi jangka panjang.
“Kita sudah merasakan bagaimana mengikuti fun bike. Sehat itu adalah investasi. Di dalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang kuat. Apabila kita dalam keadaan sehat, maka aura dan pikiran kita juga sehat,” ujarnya.
Ia menambahkan, rangkaian kegiatan HUT Sultra dirancang inklusif agar dapat dinikmati seluruh lapisan masyarakat.
“Setelah selesai fun bike kita pasti merasa lapar. Lomba ini menjadi rangkaian yang sangat tepat, karena setelah ini kita bisa makan bersama. Setelah fun bike juga ada fun fishing,” tambahnya.
Gubernur juga menyampaikan akan ada hadiah bagi para pemenang lomba sebagai bentuk apresiasi pribadi, sekaligus mengapresiasi dukungan Bank Indonesia dalam penyelenggaraan kegiatan tersebut.
Festival Bokori menjadi salah satu magnet utama dalam rangkaian Harmoni Sultra 2026, tidak hanya menghadirkan hiburan, tetapi juga memperkuat kebersamaan, meningkatkan kesadaran lingkungan, serta mendorong pemberdayaan masyarakat lokal.










