Gubernur Sultra Serahkan Beasiswa Sultra Cerdas 2026 kepada 150 Mahasiswa

Gubernur Sultra Serahkan Beasiswa Sultra Cerdas 2026 kepada 150 Mahasiswa

Echa Panrita Lopi

Penulis

Terkinidotid Hadir di WhatsApp Channel
Follow

Terkini, Kendari — Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara terus memperkuat akses pendidikan tinggi melalui program Beasiswa Sultra Cerdas Tahun 2026 yang diperuntukkan bagi mahasiswa berprestasi dan mahasiswa dari keluarga kurang mampu di seluruh kabupaten/kota di Sulawesi Tenggara.

Program bantuan dana pendidikan yang bersinergi dengan Yayasan ASR Asmar Abadi tersebut diberikan kepada 150 mahasiswa terpilih dari total 3.282 pendaftar.

Adapun penerima beasiswa terdiri atas 50 mahasiswa kategori S1 Umum, 50 mahasiswa S1 Prestasi, 30 mahasiswa jenjang S2, dan 20 mahasiswa jenjang S3.

Gubernur Sulawesi Tenggara, Andi Sumangerukka, mengatakan peningkatan kualitas sumber daya manusia menjadi fokus utama pembangunan daerah di tengah tantangan global dan keterbatasan fiskal.

Menurutnya, pembangunan daerah tidak cukup hanya mengandalkan kekayaan sumber daya alam, tetapi harus didukung oleh sumber daya manusia yang unggul, inovatif, dan berdaya saing.

“Pendidikan harus menjadi prioritas bersama. Kita ingin memastikan putra-putri Sultra memiliki kesempatan yang sama untuk melanjutkan pendidikan tinggi,” ujar Andi Sumangerukka saat menyerahkan bantuan dana pendidikan Beasiswa Sultra Cerdas 2026 di Aula Merah Putih Rumah Jabatan Gubernur Sultra, Jumat (22/5/2026).

Ia menjelaskan, pemerintah daerah terus berupaya menghadirkan program yang berdampak langsung bagi masyarakat meskipun dihadapkan pada tantangan kondisi fiskal dan ketergantungan terhadap dana transfer pusat.

Karena itu, kolaborasi dengan lembaga sosial, dunia usaha, dan institusi pendidikan dinilai penting guna memperluas jangkauan pelayanan pendidikan kepada masyarakat.

Menurut Andi Sumangerukka, program Beasiswa Sultra Cerdas yang dijalankan bersama Yayasan ASR Asmar Abadi menjadi bentuk sinergi nyata dalam mendukung pembangunan daerah melalui sektor pendidikan.

Program tersebut dinilai tidak hanya membantu pembiayaan pendidikan mahasiswa, tetapi juga menjadi bentuk keberpihakan kepada generasi muda yang memiliki prestasi dan semangat belajar tinggi meskipun menghadapi keterbatasan ekonomi.