Lawan Stunting, Pemkab Kolaka Gaspol Lewat GENTING dan "Kolaka Keren"

Lawan Stunting, Pemkab Kolaka Gaspol Lewat GENTING dan "Kolaka Keren"

Echa Panrita Lopi

Penulis

Terkinidotid Hadir di WhatsApp Channel
Follow

Terkini, Kolaka — Pemerintah Kabupaten Kolaka menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Pelaksanaan Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (GENTING) yang dirangkaikan dengan Aksi Konvergensi Stunting tahap Analisis Situasi (Ansit) serta penguatan perencanaan tahun 2026.

Rakor tersebut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), perwakilan Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN Provinsi Sulawesi Tenggara, DPRD, Sekretaris Daerah, pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), camat, kepala desa, serta para pemangku kepentingan lainnya.

Bupati Kolaka, Amri, menegaskan bahwa program GENTING merupakan langkah strategis dalam mempercepat penurunan stunting melalui kolaborasi lintas sektor.

Program ini, kata dia, sejalan dengan Peraturan Presiden Nomor 72 Tahun 2021 tentang Percepatan Penurunan Stunting.

“GENTING adalah gerakan kolaboratif berbasis kepedulian yang melibatkan berbagai pihak, termasuk dunia usaha dan masyarakat. Ini bukan hanya bergantung pada pendanaan pemerintah, tetapi mengedepankan semangat gotong royong,” ujar Amri.

Ia menjelaskan, intervensi program difokuskan pada keluarga berisiko stunting, khususnya dalam periode 1.000 hari pertama kehidupan (HPK), meliputi ibu hamil, ibu menyusui, serta anak usia di bawah dua tahun.

Dalam kesempatan itu, Pemkab Kolaka juga memperkenalkan inovasi “Kolaka Keren” (Kolaka Kendalikan Stunting Berbasis Risiko Nyata).

Program ini mengusung pendekatan berbasis data keluarga berisiko untuk memastikan intervensi lebih tepat sasaran, terukur, dan berkelanjutan.

Amri berharap, hasil analisis situasi yang dibahas dalam rakor dapat menjadi dasar penyusunan program yang lebih terarah dan terintegrasi.

“Dengan perencanaan yang matang dan berbasis data, kita optimistis penurunan stunting di Kolaka dapat berjalan lebih efektif dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat,” tambahnya.

Melalui rakor ini, seluruh pemangku kepentingan diharapkan semakin memperkuat sinergi dan berperan aktif dalam mendukung pelaksanaan GENTING, guna mewujudkan generasi yang sehat, cerdas, dan berdaya saing menuju Indonesia Emas 2045.