Terkini, Kolaka — Pemerintah Kabupaten Kolaka resmi membuka pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-48 tingkat kabupaten tahun 2026 yang dipusatkan di Kecamatan Watubangga, Rabu (16/4/2026).
Kegiatan diawali dengan upacara pembukaan yang berlangsung khidmat, kemudian dilanjutkan dengan pawai ta’aruf yang diikuti seluruh kafilah dari 12 kecamatan se-Kabupaten Kolaka.
Suasana religius semakin terasa saat pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Muhammad Zian Fahrezi, qari peraih Juara 1 MTQ Internasional “Al Emid” ke-3 di Karbala, Irak tahun 2026.
Bupati Kolaka, Amri, turut melantik Dewan Hakim MTQ ke-48 sebagai bentuk komitmen menjaga objektivitas dan kualitas pelaksanaan lomba.
Acara tersebut juga dihadiri Wakil Gubernur Sulawesi Tenggara, Ir. Hugua, M.Ling, Wakil Bupati Kolaka H. Husmaluddin, unsur Forkopimda, tokoh agama, serta masyarakat.
Dalam sambutannya, Bupati Kolaka menegaskan bahwa MTQ bukan sekadar ajang perlombaan, melainkan sarana strategis dalam membumikan nilai-nilai Al-Qur’an di tengah kehidupan masyarakat.
“MTQ adalah momentum untuk membumikan Al-Qur’an sekaligus memperkuat karakter masyarakat yang religius dan berakhlak,” ujar Amri.
Sementara itu, Wakil Gubernur Sulawesi Tenggara mengapresiasi penyelenggaraan MTQ sebagai bagian dari pembangunan sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing.
“Kegiatan ini bukan hanya syiar Islam, tetapi juga bagian dari pembangunan SDM yang berlandaskan nilai spiritual,” kata Hugua.
Pelaksanaan MTQ ke-48 ini dijadwalkan berlangsung hingga 22 April 2026 dengan arena utama di Lapangan Mokole So’u, Kecamatan Watubangga.
Sebanyak 12 kafilah ambil bagian dalam MTQ dan cabang Hadits tahun ini dengan total 622 peserta. Rinciannya berasal dari Kecamatan Iwoimendaa (51 peserta), Wolo (86), Samaturu (60), Latambaga (53), Kolaka (51), Wundulako (50), Baula (40), Pomalaa (48), Tanggetada (51), Watubangga (55), Polinggona (33), dan Toari (32).
Pemerintah Kabupaten Kolaka berharap pelaksanaan MTQ ini berjalan lancar serta mampu melahirkan qari dan qariah terbaik yang dapat mengharumkan nama daerah di tingkat provinsi hingga nasional.










