Edwin Permadi menegaskan bahwa festival ini bukan sekadar seremoni, melainkan momentum untuk meningkatkan kecintaan masyarakat terhadap produk lokal serta memperkuat transaksi digital berbasis syariah.
Ia pun mengajak masyarakat Sulawesi Tenggara untuk turut berpartisipasi aktif dalam seluruh rangkaian kegiatan.
“Mari jadi bagian dari semangat ekonomi syariah yang kreatif, modern, dan penuh peluang. Ajak keluarga dan kerabat untuk meramaikan festival ini,” pungkasnya.










