Salah satu agenda unggulan adalah kompetisi Halal Chef dengan menu non-beras sebagai bagian dari upaya diversifikasi pangan dan pengendalian inflasi daerah.
Selain itu, terdapat kompetisi Modest Fashion Designer, lomba edukasi ekonomi syariah, hingga showcase produk unggulan UMKM Sulawesi Tenggara.
Panitia juga menghadirkan zona Kuliner Halal, Aman, dan Sehat (KHAS) serta program business matching guna memperluas akses pembiayaan berbasis syariah bagi pelaku usaha.
Angkat Isu Sosial, Lingkungan, dan Digitalisasi
Festival ini juga mengusung berbagai agenda sosial dan lingkungan, di antaranya:
* Penanaman mangrove
* Ecoplastic Fest
* Gerakan lelang wakaf
Selain itu, penguatan sektor ZISWAF (Zakat, Infak, Sedekah, dan Wakaf), kemandirian pesantren, serta digitalisasi transaksi menjadi fokus dalam berbagai talkshow inspiratif.
Sebanyak 17 pesantren yang tergabung dalam Himpunan Ekonomi Pesantren (Hebitren) turut dilibatkan untuk memamerkan produk unggulan dari sektor pertanian, kuliner, hingga pariwisata.
Wujudkan Ekosistem Halal yang Modern
Mengusung tema “Halal Vibes, Future Rise!”, Maimo Sharia Fest 2026 diharapkan mampu mendorong terbentuknya ekosistem ekonomi syariah yang modern, inklusif, dan berdaya saing.










