Atraksi tersebut dipastikan tidak membebani APBD karena didukung langsung oleh TNI AU.
Anggaran Efisien, Tetap Maksimal
Ridwan menegaskan bahwa pelaksanaan kegiatan tetap mengedepankan efisiensi anggaran. Total anggaran dijaga tidak melebihi Rp2 miliar, lebih rendah dibandingkan sejumlah daerah lain.
“Bapak Gubernur mengarahkan agar kegiatan ini dilaksanakan seefisien mungkin. Meski anggaran tidak mencapai Rp2 miliar, kegiatan tetap bisa berjalan maksimal,” jelasnya.
Ia juga membantah isu anggaran Rp3,7 miliar yang beredar.
“Itu hoaks. Dukungan yang kami terima berupa barang dan jasa, bukan uang tunai. Kami mengedepankan transparansi dan kolaborasi,” tegasnya.
Kolaborasi dan Dampak Ekonomi
Perayaan ini melibatkan berbagai pihak, termasuk TNI AU, Bank Indonesia, serta sejumlah instansi lainnya. Kolaborasi tersebut memungkinkan penyelenggaraan event berskala besar dengan biaya efisien.
Selain agenda utama di April, Pemprov Sultra juga menyiapkan pameran pembangunan dan potensi daerah pada 24–28 Agustus yang menampilkan produk UMKM dan inovasi daerah.
Melalui rangkaian kegiatan tersebut, pemerintah optimistis HUT ke-62 Sultra mampu:
* Menggerakkan ekonomi daerah
* Mendorong pertumbuhan UMKM










