Terkini, Kendari — Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi memperkuat pengawasan operasional guna memastikan keandalan sarana dan fasilitas (sarfas) serta ketersediaan stok LPG di wilayah Sulawesi Tenggara.
Langkah tersebut dilakukan melalui kunjungan langsung manajemen ke fasilitas Stasiun Pengisian dan Pengangkutan Bulk Elpiji Khusus (SPPEK) PT Karunia Harapan Sejati di Jalan Cut Nyak Dien, Kota Kendari.
Kunjungan dipimpin oleh Executive General Manager (EGM) Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Deny Sukendar, bersama jajaran manajemen.
Peninjauan difokuskan pada kesiapan sarfas operasional serta menjaga ketersediaan stok LPG agar tetap mampu memenuhi kebutuhan masyarakat.
Dalam kunjungan tersebut, dilakukan pengecekan menyeluruh terhadap fasilitas penyimpanan, sistem distribusi, hingga aspek keselamatan operasional.
Pertamina memastikan seluruh proses berjalan sesuai standar, dengan dukungan sistem distribusi yang andal dan terpantau secara berkelanjutan.
Selain penguatan pengawasan, Pertamina juga menambah pasokan LPG melalui kedatangan dua kapal, yakni MT Gas Kahayan dengan muatan sekitar 1.500 metrik ton dan MT Gas Barito sekitar 1.200 metrik ton.
Tambahan ini menjadi bagian dari strategi menjaga ketahanan pasokan energi di wilayah Sulawesi Tenggara.
Deny Sukendar menegaskan, langkah tersebut merupakan bentuk komitmen perusahaan dalam menjaga keandalan distribusi energi, khususnya di kawasan timur Indonesia.
“Peninjauan ini memastikan seluruh sarana dan fasilitas berada dalam kondisi optimal, sehingga proses distribusi LPG dapat berjalan lancar. Dukungan tambahan pasokan yang masuk hari ini semakin memperkuat kondisi stok LPG di Sulawesi Tenggara agar tetap aman dan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat,” ujarnya.










