Upaya ini dilakukan untuk memastikan kebijakan daerah tetap selaras dengan prioritas nasional, sekaligus responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
“Kita harus adaptif dan cermat. Setiap rupiah anggaran harus memberikan manfaat maksimal melalui rasionalisasi program yang kurang efektif,” tegas Yusran.
Dalam forum tersebut, Pemkot Baubau juga menegaskan lima fokus utama pembangunan tahun 2027.
Pertama, pemajuan kebudayaan sebagai identitas sekaligus kekuatan ekonomi daerah. Kedua, peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan yang merata.
Ketiga, penguatan ekonomi masyarakat melalui pemberdayaan UMKM dan sektor ekonomi kreatif. Keempat, pembangunan infrastruktur untuk meningkatkan konektivitas wilayah dan mendukung pertumbuhan ekonomi.
Kelima, penguatan tata kelola pemerintahan berbasis teknologi informasi guna mendorong transparansi dan akuntabilitas pelayanan publik.
Menutup sambutannya, Yusran Fahim menekankan pentingnya kolaborasi seluruh pemangku kepentingan dalam menyukseskan pembangunan daerah. Ia mengajak dunia usaha, akademisi, dan masyarakat untuk terlibat aktif dalam merumuskan program yang tepat sasaran.
“Melalui Musrenbang ini, saya mengajak semua pihak untuk menyampaikan gagasan dan inovasi konstruktif. Kita ingin memastikan setiap program benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat,” pungkasnya.










