Bank Sultra Gandeng Dukcapil Kemendagri, Verifikasi Nasabah Kini Lebih Cepat dan Aman

Bank Sultra Gandeng Dukcapil Kemendagri, Verifikasi Nasabah Kini Lebih Cepat dan Aman

Echa Panrita Lopi

Penulis

Terkinidotid Hadir di WhatsApp Channel
Follow

Terkini, Jakarta — Transformasi digital di sektor perbankan daerah terus bergerak maju. PT Bank Pembangunan Daerah Sulawesi Tenggara atau Bank Sultra resmi menjalin kerja sama strategis dengan Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil untuk pemanfaatan data kependudukan dalam layanan perbankan.

Kesepakatan tersebut ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) oleh Direktur Jenderal Dukcapil Teguh Setyabudi bersama Direktur Utama Bank Sultra Andri Permana Diputra Abubakar di Jakarta, Senin 9 Maret 2026.

Kerja sama ini membuka akses terbatas bagi Bank Sultra untuk memanfaatkan data kependudukan milik Dukcapil dalam proses verifikasi identitas nasabah.

Integrasi sistem dilakukan melalui layanan web service dan portal resmi Dukcapil, sehingga proses pencocokan data dapat dilakukan secara elektronik dan real-time.

Melalui sistem tersebut, bank dapat melakukan verifikasi berbagai data penting seperti Nomor Induk Kependudukan (NIK), nama lengkap, tempat dan tanggal lahir, alamat, status perkawinan, hingga pencocokan foto wajah dari KTP elektronik.

Menurut Andri Permana Diputra Abubakar, kolaborasi ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat sistem layanan digital sekaligus meningkatkan keamanan transaksi perbankan.

“Kerja sama dengan Dukcapil ini merupakan langkah penting bagi Bank Sultra untuk menghadirkan layanan yang lebih cepat, akurat, dan aman. Dengan integrasi data kependudukan, proses verifikasi identitas nasabah dapat dilakukan secara lebih efektif,” ujarnya.

Ia menambahkan, pemanfaatan data tersebut juga diharapkan mampu meminimalkan potensi penyalahgunaan identitas dalam layanan keuangan.

Bank Sultra, lanjutnya, tetap berkomitmen menjaga kerahasiaan dan keamanan seluruh data yang diakses sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan serta standar perlindungan data yang berlaku.

“Seluruh pemanfaatan data dilakukan secara terbatas, bertanggung jawab, dan dilindungi oleh sistem keamanan informasi yang ketat demi menjaga kepercayaan masyarakat,” tegasnya.

Melalui kerja sama ini, sejumlah manfaat diharapkan dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

Di antaranya percepatan proses pembukaan rekening, peningkatan akurasi data nasabah, penguatan sistem pencegahan penipuan (fraud), serta pengembangan layanan perbankan berbasis digital.

Selain itu, kolaborasi ini juga menjadi bagian dari upaya memperluas inklusi keuangan di daerah, khususnya di wilayah Sulawesi Tenggara.

Dengan dukungan integrasi data kependudukan nasional, Bank Sultra optimistis mampu menghadirkan layanan keuangan yang lebih modern, aman, dan terpercaya bagi masyarakat.