Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) mulai menginisiasi skema transportasi massal berbasis aparatur sipil negara (ASN) melalui penyediaan armada bus jemputan sebagai bagian dari "Gerakan Moral Penghematan Energi".
Gubernur Sultra Andi Sumangerukka menegaskan seleksi kepala sekolah dilakukan tanpa intervensi dengan sistem meritokrasi berbasis kemampuan dan kemauan.
Gubernur Sultra Andi Sumangerukka menerapkan WFH setiap Jumat bagi ASN Pemprov Sultra serta mencanangkan gerakan moral hemat energi untuk efisiensi dan peningkatan pelayanan publik.