Terkini, Kendari — Di tengah perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-62 Provinsi Sulawesi Tenggara, harapan akan masa depan daerah yang lebih maju dan sejahtera terus digaungkan.
Salah satunya datang dari Kepala Kantor Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sulawesi Tenggara, Bismi Maulana Nugraha.
Bagi Bismi, perjalanan Sultra hingga usia ke-62 bukan sekadar peringatan seremonial, melainkan momentum refleksi sekaligus penguatan arah pembangunan, khususnya dalam sektor keuangan yang inklusif dan berkelanjutan.
“Memasuki usia ke-62, kami berharap Sulawesi Tenggara semakin maju, masyarakatnya semakin sejahtera, dan memiliki pemahaman yang lebih baik terhadap pengelolaan keuangan,” ujar Bismi kepada Kendari Terkini, Jumat 24 April 2026.
Menurutnya, kemajuan ekonomi daerah tidak hanya ditentukan oleh pertumbuhan sektor riil, tetapi juga oleh tingkat literasi keuangan masyarakat.
Pemahaman yang baik dalam mengelola keuangan dinilai menjadi fondasi penting dalam menciptakan kesejahteraan yang merata.
Di sisi lain, tantangan masih membayangi. Rendahnya literasi keuangan, kata dia, kerap dimanfaatkan oleh pihak tidak bertanggung jawab melalui praktik pinjaman online ilegal hingga investasi bodong yang merugikan masyarakat.
“Harapan kami, masyarakat Sultra semakin teredukasi dan matang dalam mengelola keuangan, sehingga terhindar dari praktik keuangan ilegal,” tegasnya.
Sebagai respons, OJK Sultra terus menggencarkan program edukasi dan literasi keuangan. Upaya ini dilakukan melalui berbagai pendekatan, mulai dari kegiatan tatap muka di masyarakat, pemanfaatan platform digital, hingga kolaborasi dengan media dan pemangku kepentingan lainnya.
Tak hanya itu, sinergi dengan pemerintah daerah juga menjadi kunci dalam memperluas akses keuangan hingga ke pelosok wilayah.
Dengan kolaborasi tersebut, OJK berharap ekosistem keuangan di Sulawesi Tenggara dapat tumbuh lebih inklusif, aman, dan berkelanjutan.
"Di usia ke-62 ini, OJK menaruh optimisme besar bahwa Sulawesi Tenggara mampu melangkah lebih jauh sebagai daerah yang tidak hanya maju secara ekonomi, tetapi juga cerdas secara finansial," pungkasnya.










