Pemkot Kendari dan Komisi V DPR RI Bahas Solusi Banjir dan Infrastruktur

Pemkot Kendari dan Komisi V DPR RI Bahas Solusi Banjir dan Infrastruktur

Echa Panrita Lopi

Penulis

Terkinidotid Hadir di WhatsApp Channel
Follow

Terkini, Kendari — Pemerintah Kota Kendari menerima kunjungan kerja Komisi V DPR RI dalam rangka mendorong percepatan pembangunan infrastruktur, khususnya penanganan banjir yang masih menjadi tantangan utama di daerah tersebut.

Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran, menerima langsung rombongan Komisi V DPR RI di ruang rapat Wali Kota, Rabu (22/4/2026).

Dalam pertemuan itu, ia memaparkan berbagai program strategis Pemkot Kendari di sektor infrastruktur, perhubungan, dan perumahan.

Menurutnya, penanganan banjir menjadi prioritas utama karena dampaknya yang luas terhadap masyarakat. Salah satu upaya yang didorong adalah pembangunan kolam retensi sebagai solusi jangka panjang.

“Penanganan banjir ini sudah ada sejak 2013 dan berdampak bagi warga kota. Harapan kami, kehadiran Komisi V beserta mitra kerjanya dapat mendorong realisasi infrastruktur seperti kolam retensi,” ujarnya.

Selain itu, Pemkot Kendari juga terus mengoptimalkan sistem drainase sebagai langkah strategis untuk mengurangi potensi genangan di kawasan rawan. Normalisasi sungai turut dilakukan guna menjaga kelancaran aliran air dan mencegah pendangkalan.

Di sektor infrastruktur lainnya, pemerintah daerah fokus meningkatkan konektivitas antarwilayah melalui pembangunan dan perbaikan jalan. Upaya ini diharapkan dapat memperlancar mobilitas masyarakat serta distribusi barang dan jasa.

Sementara di sektor perhubungan, peningkatan fasilitas transportasi yang aman dan nyaman terus didorong. Adapun di bidang perumahan, penyediaan hunian layak menjadi prioritas dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Wakil Ketua Komisi V DPR RI, Ridwan Bae, menegaskan bahwa persoalan banjir di Kendari membutuhkan penanganan yang komprehensif dan berkelanjutan.

“Diperlukan penanganan komprehensif dan berkelanjutan berbasis pengelolaan Daerah Aliran Sungai secara terpadu,” tegasnya.

Ia juga menyampaikan komitmen Komisi V DPR RI untuk terus mengawal pembangunan infrastruktur dan transportasi di Sulawesi Tenggara agar berjalan secara terintegrasi dan berbasis perencanaan yang matang.

Langkah tersebut diharapkan mampu meningkatkan konektivitas wilayah sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi di kawasan timur Indonesia.