Peningkatan aktivitas tersebut juga berpotensi mendorong kenaikan penghasilan tenaga kerja di bidang kesehatan yang menjadi objek Pajak Penghasilan (PPh) dan dilaporkan melalui SPT Tahunan.
Dalam konteks pembangunan nasional, pajak merupakan sumber utama pembiayaan negara, termasuk untuk mendukung sektor kesehatan seperti pembangunan fasilitas layanan kesehatan, pengadaan alat kesehatan, hingga berbagai program layanan kesehatan bagi masyarakat.
Melalui kegiatan Pojok Pajak ini, KPP Pratama Kendari berharap tingkat kepatuhan perpajakan tenaga kesehatan terus meningkat.
Dengan jumlah pegawai yang mencapai lebih dari 300 orang, kolaborasi antara otoritas pajak dan fasilitas layanan kesehatan dinilai dapat memperkuat kesadaran perpajakan sekaligus mendukung pembiayaan pembangunan nasional.
Direktorat Jenderal Pajak juga menegaskan bahwa seluruh layanan perpajakan tidak dipungut biaya.










