Terkini, Kendari — Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Kendari menggelar kegiatan Pojok Pajak di RS Hermina Kendari sebagai upaya meningkatkan kepatuhan perpajakan di sektor layanan kesehatan.
Kegiatan yang berlangsung pada 6 Maret 2026 tersebut difokuskan pada asistensi aktivasi akun Coretax serta pelaporan Surat Pemberitahuan (SPT) Tahunan bagi pegawai rumah sakit.
Dalam kegiatan tersebut, enam petugas dari KPP Pratama Kendari memberikan layanan langsung kepada lebih dari 68 wajib pajak orang pribadi, yang terdiri dari dokter, perawat, serta staf administrasi di lingkungan rumah sakit.
Berdasarkan data penerbitan Bukti Potong A1 (BPA1) yang dilaporkan oleh bendahara rumah sakit, jumlah pegawai di RS Hermina Kendari diperkirakan mencapai 303 orang, sehingga kegiatan asistensi ini dinilai penting untuk memudahkan para pegawai dalam memenuhi kewajiban perpajakan.
Petugas pajak memberikan pendampingan secara langsung mulai dari aktivasi akun Coretax, pembuatan kode otorisasi, hingga proses pelaporan SPT Tahunan secara elektronik.
Pendampingan tersebut diharapkan dapat membantu pegawai rumah sakit menyelesaikan kewajiban perpajakan secara tepat waktu dan lebih mudah.
Account Representative KPP Pratama Kendari, Krisna Mega Putra, yang turut bertugas dalam kegiatan tersebut menjelaskan bahwa Pojok Pajak merupakan bagian dari upaya mendekatkan layanan pajak kepada masyarakat, khususnya di lingkungan instansi layanan kesehatan.
“Kami ingin memastikan para dokter, perawat, dan staf rumah sakit dapat mengaktifkan akun Coretax dan melaporkan SPT Tahunan dengan lebih mudah. Dengan pendampingan langsung seperti ini, para wajib pajak dapat menyelesaikan kewajibannya secara cepat dan tepat,” ujar Krisna.
Data perekonomian daerah menunjukkan bahwa lapangan usaha jasa kesehatan dan kegiatan sosial di Sulawesi Tenggara kembali mengalami pertumbuhan sekitar 3,85 persen setelah sebelumnya sempat mengalami kontraksi.
Bahkan pada periode tertentu, sektor ini juga mencatat pertumbuhan hingga 6,04 persen, yang mencerminkan meningkatnya aktivitas layanan kesehatan serta bertambahnya tenaga kerja di sektor tersebut.










