Setiap sesi diikuti oleh 30 hingga 50 peserta selama satu hari dengan metode pembelajaran berupa ceramah, diskusi, tanya jawab, serta praktik langsung sehingga peserta memperoleh pemahaman yang lebih komprehensif.
Untuk memperkaya materi, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Kendari menghadirkan narasumber dari kalangan akademisi dan praktisi media.
Mereka adalah Dr. Nasrullah, S.IP., M.IP, Akademisi UIN Alauddin Makassar, serta Suriani Echal Panca (Echa) Redaktur dan Editor TERKINI.ID.
Keduanya akan membahas berbagai materi penting, mulai dari konsep dasar literasi informasi, identifikasi kebutuhan informasi, teknik penelusuran informasi, pemanfaatan berbagai sumber informasi, analisis dan sintesis informasi, evaluasi informasi, hingga penyajian atau diseminasi informasi kepada masyarakat.
Selain meningkatkan kompetensi individu, kegiatan ini juga diharapkan mampu membangun jejaring kolaborasi antarpustakawan, guru, dan pegiat literasi sehingga tercipta sinergi dalam memperkuat budaya baca dan literasi di Kota Kendari.
Berharap ilmu yang diperoleh peserta tidak berhenti selama pelatihan berlangsung, tetapi dapat diimplementasikan dan disebarluaskan kepada masyarakat luas.
"Harapan kami, seluruh peserta dapat menjadi agen perubahan di lingkungan masing-masing. Ilmu yang diperoleh selama bimtek hendaknya diterapkan dan dibagikan kepada masyarakat sehingga budaya literasi di Kota Kendari semakin kuat dan mampu melahirkan masyarakat yang cerdas, kritis, serta bijak dalam memanfaatkan informasi," pungkasnya.










