Tekan Risiko Kecelakaan, Asmo Sulsel Perkuat Budaya #Cari_Aman di Kalangan Mahasiswa

Tekan Risiko Kecelakaan, Asmo Sulsel Perkuat Budaya #Cari_Aman di Kalangan Mahasiswa

Echa Panrita Lopi

Penulis

Terkinidotid Hadir di WhatsApp Channel
Follow

Helm, jaket, celana panjang, sepatu, dan sarung tangan menjadi perlengkapan yang dianjurkan untuk memberikan perlindungan maksimal. Pengendara juga perlu membiasakan safety check agar kondisi sepeda motor tetap prima.

Dini mengatakan konsistensi dalam menerapkan kebiasaan sederhana dapat membantu meningkatkan keselamatan.

"Kebiasaan-kebiasaan sederhana inilah yang dapat membantu mengurangi risiko kecelakaan," ujarnya.

Selain keterampilan teknis, Asmo Sulsel juga memberikan perhatian pada etika berkendara. Mahasiswa diajak memahami pentingnya mematuhi rambu dan aturan lalu lintas, menjaga jarak aman, serta menghormati pengguna jalan lainnya.

Marketing Manager Asmo Sulsel, Antofany Yusticia Ahmadi, mengatakan edukasi keselamatan berkendara menjadi salah satu fokus perusahaan karena generasi muda memiliki tingkat mobilitas yang tinggi.

"Generasi muda merupakan kelompok yang memiliki mobilitas tinggi sehingga penting untuk terus diberikan pemahaman mengenai keselamatan berkendara," ujar Yusticia.

Menurutnya, pemahaman mengenai teknik berkendara perlu berjalan beriringan dengan kesadaran untuk menempatkan keselamatan sebagai prioritas.

"Melalui kegiatan edukasi seperti ini, kami berharap semakin banyak masyarakat yang tidak hanya memahami teknik berkendara yang benar, tetapi juga memiliki kesadaran untuk menjadikan keselamatan sebagai prioritas setiap kali berada di jalan," katanya.

Asmo Sulsel berharap kampanye #Cari_Aman semakin melekat dalam kebiasaan berkendara mahasiswa dan masyarakat. Dengan pengetahuan, keterampilan, serta etika berlalu lintas yang baik, risiko kecelakaan diharapkan dapat ditekan sekaligus menciptakan lingkungan jalan raya yang lebih aman dan nyaman.