Terkini, Kendari — Sekretaris Daerah Kota Kendari, Amir Hasan, mengajak masyarakat untuk berani melaporkan kasus kekerasan dan tindak pidana perdagangan orang (TPPO) guna memutus rantai kekerasan terhadap perempuan dan anak.
Ajakan tersebut disampaikan saat membuka kegiatan advokasi dan sosialisasi pencegahan kekerasan serta TPPO yang digelar di Aula Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Kendari, Rabu (15/4/2026).
Kegiatan yang diinisiasi oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kota Kendari ini mengusung tema “Berani Bicara Hentikan Kekerasan, Lindungi Perempuan Lindungi Masa Depan”, sebagai upaya meningkatkan kesadaran publik terhadap berbagai bentuk kekerasan dan perdagangan orang.
Dalam sambutannya, Amir Hasan menegaskan bahwa pencegahan kekerasan terhadap perempuan dan anak serta TPPO merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan pemangku kepentingan.
“Pencegahan kekerasan terhadap perempuan dan anak serta TPPO bukan hanya tugas pemerintah, tetapi membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat. Edukasi melalui sosialisasi seperti ini menjadi langkah penting dalam memutus rantai kekerasan,” ujarnya.
Ia juga menyoroti masih banyaknya kasus kekerasan yang belum terungkap akibat korban merasa takut atau malu untuk melapor. Karena itu, ia menekankan pentingnya dukungan lingkungan agar korban berani bersuara.
“Kita harus mendorong keberanian korban dan masyarakat untuk melaporkan kasus. Lingkungan yang mendukung akan membantu korban keluar dari situasi kekerasan dan memperoleh perlindungan yang layak,” tambahnya.
Lebih lanjut, Pemerintah Kota Kendari berkomitmen memperkuat kebijakan perlindungan perempuan dan anak melalui peningkatan layanan pengaduan, pendampingan korban, hingga penegakan hukum terhadap pelaku kekerasan dan TPPO.
Melalui kegiatan ini, diharapkan kesadaran masyarakat semakin meningkat sehingga mampu berperan aktif dalam mencegah kekerasan dan perdagangan orang, serta menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan bebas dari kekerasan demi masa depan generasi yang lebih baik.










