Terkini, Buton Selatan — Pemerintah Kabupaten Buton Selatan menetapkan tiga wilayah sebagai lokus pelaksanaan program Desa Cinta Statistik (Desa Cantik) Tahun 2026, yakni Kelurahan Busoa, Desa Lawela, dan Desa Lawela Selatan.
Penetapan ini merupakan langkah strategis dalam memperkuat kualitas data statistik di tingkat desa dan kelurahan.
Program yang diinisiasi oleh Badan Pusat Statistik (BPS) tersebut disosialisasikan melalui kegiatan pembinaan yang digelar di Gedung Lamaindo, Batauga, Kamis (9/4/2026).
Kegiatan ini melibatkan aparatur pemerintah desa dan kelurahan sebagai ujung tombak pengelolaan data di tingkat lokal.
Sekretaris Daerah Kabupaten Buton Selatan melalui Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Kaimudin, menyatakan bahwa pemerintah daerah menyambut positif pelaksanaan program Desa Cantik sebagai bagian dari upaya meningkatkan tata kelola pembangunan berbasis data.
“Melalui program ini, data statistik diharapkan semakin berkualitas, terkelola dengan baik, serta dimanfaatkan secara tepat dalam perencanaan dan pelayanan kepada masyarakat,” ujar Kaimudin.
Ia menegaskan bahwa penunjukan Kelurahan Busoa, Desa Lawela, dan Desa Lawela Selatan bukan sekadar penetapan administratif, tetapi juga amanah untuk menjadi percontohan dalam membangun budaya sadar statistik di tingkat desa dan kelurahan.
Menurutnya, penguatan kapasitas aparatur menjadi kunci utama dalam menghasilkan data yang akurat, mutakhir, dan dapat dipertanggungjawabkan.
Dengan data yang berkualitas, setiap kebijakan pembangunan diharapkan lebih tepat sasaran dan sesuai dengan kebutuhan riil masyarakat.
Melalui pembinaan ini, perangkat desa dan kelurahan didorong untuk memahami secara menyeluruh proses pengumpulan, pengolahan, hingga pemanfaatan data statistik.
Dengan demikian, desa tidak hanya menjadi objek pembangunan, tetapi juga subjek aktif dalam menyediakan data yang kredibel.
Pemerintah Kabupaten Buton Selatan optimistis bahwa sinergi antara pemerintah daerah, pemerintah desa dan kelurahan, serta BPS akan mendorong pembangunan yang lebih efektif, tepat sasaran, dan berkelanjutan.
Program Desa Cantik sendiri merupakan inovasi nasional yang bertujuan meningkatkan literasi statistik di tingkat desa sekaligus memperkuat ekosistem data untuk mendukung perencanaan pembangunan berbasis bukti (evidence-based policy).










