Gubernur Sultra ASR Pastikan Jabatan Diisi ASN Kompeten Lewat Wawancara Langsung

Gubernur Sultra ASR Pastikan Jabatan Diisi ASN Kompeten Lewat Wawancara Langsung

Echa Panrita Lopi

Penulis

Terkinidotid Hadir di WhatsApp Channel
Follow

Setelah proses asesmen dilakukan, BKD kemudian mengajukan tiga kandidat terbaik untuk setiap jabatan kepada gubernur.

Ketiga kandidat tersebut kemudian mengikuti wawancara langsung sebelum nama pejabat terpilih diusulkan ke Badan Kepegawaian Negara untuk mendapatkan persetujuan teknis.

Andi Khaeruni mengatakan pendekatan ini merupakan implementasi prinsip meritokrasi, yakni menempatkan orang yang tepat pada jabatan yang tepat atau the right man on the right place.

“Dengan sistem ini, diharapkan pejabat yang terpilih benar-benar profesional dan mampu meningkatkan kinerja organisasi serta pelayanan publik kepada masyarakat,” katanya.

Kerja Sama Manajemen Talenta ASN dengan Jawa Barat

Selain melakukan reformasi dalam proses pengisian jabatan, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara juga memperkuat penerapan sistem merit melalui kerja sama dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat dalam penerapan manajemen talenta ASN.

Kerja sama tersebut ditandatangani pada 2 April 2026 di Kantor BKD Provinsi Jawa Barat dan dihadiri oleh Kepala BKD, Kepala Biro Organisasi, serta Kepala Biro Pemerintahan dari kedua provinsi.

Melalui kerja sama ini, Pemprov Sultra akan mengadopsi sistem aplikasi manajemen talenta ASN yang telah lebih dulu diterapkan di Jawa Barat.

Program ini akan dilanjutkan dengan pemagangan dan alih teknologi penggunaan aplikasi manajemen talenta yang melibatkan Dinas Komunikasi dan Informatika.

Aplikasi manajemen talenta tersebut merupakan sistem pemodelan yang memetakan talenta ASN secara komprehensif berdasarkan indikator kompetensi, potensi, kualifikasi, serta kinerja pegawai.

Pemetaan talenta ini akan menjadi dasar dalam penyusunan pola karier ASN, perencanaan suksesi jabatan, rotasi dan promosi pegawai, serta pengembangan kompetensi ASN secara berkelanjutan berbasis teknologi informasi.

Menuju ASN Profesional dan Berdaya Saing