Ia menjelaskan, penggunaan perlengkapan berkendara yang lengkap seperti helm berstandar, jaket, sarung tangan, celana panjang, dan sepatu merupakan langkah sederhana yang dapat mengurangi tingkat fatalitas saat terjadi kecelakaan.
Selain itu, menjaga konsentrasi dan menghindari aktivitas yang mengganggu fokus saat berkendara juga menjadi bagian penting dalam penerapan budaya keselamatan.
Region Head Astra Motor Sulawesi Selatan, Jeffry Mei Gamastra, mengatakan kolaborasi lintas instansi menjadi strategi penting dalam menekan angka kecelakaan lalu lintas.
Menurutnya, keterlibatan aparatur pemerintah akan memperluas jangkauan edukasi keselamatan hingga ke tingkat masyarakat.
"Kami percaya edukasi keselamatan akan lebih efektif apabila dilakukan secara bersama-sama. Melalui program Go Safe-T, kami berharap aparatur pemerintah yang mengikuti kegiatan ini dapat menjadi agen perubahan dan teladan dalam mengajak masyarakat menerapkan budaya #Cari_Aman serta lebih peduli terhadap keselamatan saat berkendara," kata Jeffry.
Melalui kolaborasi ini, Asmo Sulsel menegaskan komitmennya untuk terus mendukung berbagai program keselamatan berkendara bersama para pemangku kepentingan.
Edukasi yang berkelanjutan diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat sehingga angka kecelakaan lalu lintas di Kota Makassar dapat terus ditekan.










