Command Center Kendari Jadi Model Penguatan Layanan Publik Konawe

Command Center Kendari Jadi Model Penguatan Layanan Publik Konawe

Echa Panrita Lopi

Penulis

Terkinidotid Hadir di WhatsApp Channel
Follow

Terkini, Kendari — Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kota Kendari menerima kunjungan kerja Kominfo Kabupaten Konawe di Command Center Balai Kota Kendari, Jumat (17/4/2026).

Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat koordinasi lintas daerah dalam pengembangan layanan pemerintahan berbasis teknologi informasi, khususnya integrasi Call Center 112.

Kepala Dinas Kominfo Kota Kendari, Sahuriyanto Meronda, menyambut langsung Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Konawe, Muh. Akib Ras, bersama jajaran. Pertemuan ini dimanfaatkan sebagai forum berbagi praktik baik (best practice) dalam pengelolaan layanan aduan masyarakat berbasis digital.

Dalam pemaparannya, Sahuriyanto menjelaskan bahwa layanan Call Center 112 di Kendari telah terintegrasi dengan Command Center serta jaringan CCTV pemantauan kota.

Menurutnya, setiap laporan yang masuk secara otomatis dibuatkan tiket aduan dan diteruskan kepada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) teknis sesuai jenis permasalahan yang dilaporkan.

“Seluruh laporan masyarakat diproses melalui sistem terintegrasi dan dapat dipantau secara real-time melalui dashboard monitoring. Hal ini memastikan transparansi serta percepatan penanganan aduan,” ujar Sahuriyanto.

Ia menambahkan, sistem tersebut memungkinkan pengawasan progres penyelesaian laporan secara terukur oleh masing-masing OPD, sehingga meningkatkan akuntabilitas layanan publik.

Meski demikian, hasil evaluasi menunjukkan masih terdapat sejumlah tantangan. Di antaranya keterlambatan respons dari OPD teknis serta masih adanya masyarakat yang menyampaikan laporan melalui kanal tidak resmi.

Berdasarkan data evaluasi, tercatat 256 panggilan masuk, dengan 60 panggilan belum terlayani secara optimal. Selain itu, sekitar 18 persen laporan tidak melalui kanal resmi, sehingga tidak tercatat dalam sistem tiket aduan.

“Ke depan, penguatan SOP respon cepat dan peningkatan disiplin OPD menjadi prioritas, termasuk edukasi kepada masyarakat agar menggunakan kanal resmi yang telah disediakan,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kominfo Konawe, Muh. Akib Ras, menyatakan ketertarikannya terhadap sistem yang diterapkan di Kendari. Ia menilai integrasi antara call center, command center, dan sistem monitoring merupakan langkah strategis dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik.

“Kami melihat sistem di Kendari sudah cukup matang dan terintegrasi. Ini menjadi referensi penting bagi Konawe untuk mengembangkan layanan serupa,” ungkapnya.

Melalui kunjungan ini, Konawe menyatakan kesiapan untuk mereplikasi sistem Command Center Kendari sebagai bagian dari upaya transformasi digital pemerintahan dan peningkatan respons layanan kepada masyarakat.