Terkini, Kendari — Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) melalui Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri (BSKDN) mendorong perusahaan tambang di Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara, untuk memprioritaskan tenaga kerja lokal sebagai strategi menekan pengangguran dan memperkuat ekonomi daerah.
Dorongan ini disampaikan dalam kunjungan lapangan yang dipimpin Kepala Bagian Umum BSKDN Kemendagri, Faesal Syarif, ke kawasan industri milik PT Indonesia Pomalaa Industry Park (PT IPIP), Kamis (9/4/2026).
Validasi dan Apresiasi Kinerja Daerah
Kunjungan tersebut dilakukan untuk memvalidasi capaian Pemerintah Kabupaten Kolaka yang dinilai sebagai salah satu daerah dengan kinerja terbaik secara nasional dalam perluasan lapangan kerja.
Faesal mengapresiasi sinergi antara pemerintah daerah dan sektor industri yang dinilai berhasil menekan tingkat pengangguran secara signifikan.
“Pemerintah pusat memberikan apresiasi kepada pemerintah daerah yang berkolaborasi bersama PT IPIP dalam menurunkan angka pengangguran. Harapannya, hal ini akan terus mendorong peningkatan perekonomian di daerah,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa Kolaka menjadi salah satu daerah dengan nilai penilaian tinggi dari Kemendagri, khususnya dalam indikator ketenagakerjaan dan penguatan ekonomi lokal.
“Kabupaten Kolaka merupakan salah satu daerah dengan nilai tinggi dari penilaian kami,” tambahnya.
Menurut Faesal, kunjungan ini juga bertujuan memastikan kesesuaian antara laporan pemerintah daerah dengan kondisi faktual di lapangan.
“Kami ingin memastikan bahwa apa yang dipaparkan benar-benar sesuai dengan fakta di lapangan,” jelasnya.










