Penumpang Angkutan Lebaran Sultra 2026 Capai 421 Ribu Orang, Naik 14 Persen

Penumpang Angkutan Lebaran Sultra 2026 Capai 421 Ribu Orang, Naik 14 Persen

Echa Panrita Lopi

Penulis

Terkinidotid Hadir di WhatsApp Channel
Follow

Terkini, Kendari — Jumlah penumpang Angkutan Lebaran (Angleb) 2026 di Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) mengalami peningkatan signifikan.

Berdasarkan pemantauan sejak H-8 hingga H+8 Lebaran atau periode 13–30 Maret 2026, total penumpang angkutan umum tercatat mencapai 421.873 orang, meningkat 14 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2025.

Kepala BPTD Kelas II Sulawesi Tenggara sekaligus Penanggung Jawab Pos Koordinasi Angkutan Lebaran Provinsi Sultra, Husni Mubarak, mengatakan peningkatan jumlah penumpang terjadi pada seluruh moda transportasi, baik transportasi darat, laut, penyeberangan, maupun udara.

Secara keseluruhan, jumlah arus mudik tercatat sebanyak 201.375 penumpang, meningkat 11 persen dibanding tahun sebelumnya. Sementara itu, arus balik tercatat lebih tinggi dengan jumlah 220.498 penumpang.

Puncak arus mudik lintas moda terjadi pada H-4 dengan jumlah 31.161 penumpang, sedangkan puncak arus balik terjadi pada H+3 dengan total 31.423 penumpang.

Pada sektor transportasi darat, jumlah penumpang tercatat sebanyak 4.197 orang, meningkat 15 persen dibanding tahun sebelumnya. Sementara jumlah perjalanan bus mencapai 264 trip, atau naik 4 persen.

Dari jumlah tersebut, arus mudik darat mencapai 2.320 penumpang yang terdiri dari 721 penumpang masuk Sultra dan 1.599 penumpang keluar Sultra. Sedangkan arus balik darat tercatat sebanyak 1.794 penumpang, dengan rincian 988 penumpang masuk dan 806 penumpang keluar Sultra.

Puncak arus mudik transportasi darat terjadi pada H-3 dengan jumlah 523 penumpang, sedangkan puncak arus balik terjadi pada H+8 dengan 423 penumpang.

“Secara keseluruhan, arus mudik mencapai 201.375 penumpang atau naik 11 persen dari tahun lalu. Sementara arus balik lebih tinggi, yakni 220.498 penumpang,” ujar Husni Mubarak

Pemerintah memastikan pelaksanaan Angkutan Lebaran 2026 di Sulawesi Tenggara berjalan aman, lancar, dan terkendali meskipun terjadi peningkatan jumlah penumpang dibanding tahun sebelumnya.