Rotasi Jabatan di Kemenag Sultra, 8 Pejabat Administrator Resmi Dilantik

Rotasi Jabatan di Kemenag Sultra, 8 Pejabat Administrator Resmi Dilantik

Echa Panrita Lopi

Penulis

Terkinidotid Hadir di WhatsApp Channel
Follow

Terkini, Kendari – Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Tenggara (Kakanwil Kemenag Sultra), H. Mansur, resmi melantik dan mengambil sumpah/janji jabatan delapan pejabat administrator di lingkungan Kanwil Kementerian Agama Sultra. Pelantikan tersebut berlangsung di Aula Kanwil Kemenag Sultra, Kendari, Senin (16/3/2026).

Dalam sambutannya, Mansur menegaskan bahwa pelantikan pejabat administrator merupakan langkah strategis untuk memperkuat organisasi sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan publik kepada masyarakat.

“Pelantikan ini bukan sekadar pengisian jabatan, tetapi momentum penting dalam perjalanan organisasi karena di dalamnya terkandung amanah besar serta tanggung jawab kepemimpinan untuk menghadirkan pelayanan publik yang semakin berkualitas bagi umat dan masyarakat,” ujar Mansur.

Menurutnya, jabatan yang diemban para pejabat yang baru dilantik bukan hanya posisi struktural, melainkan amanah besar yang harus dijalankan dengan integritas dan tanggung jawab tinggi.

“Jabatan yang diamanahkan kepada Bapak dan Ibu bukan sekadar posisi yang dipegang, tetapi memiliki tanggung jawab besar yang harus dijalankan dengan penuh integritas,” tegasnya.

Ia menjelaskan bahwa pelantikan tersebut dilakukan sebagai bagian dari penyesuaian kebutuhan organisasi sekaligus menjaga stabilitas kinerja lembaga. Prinsip yang diterapkan adalah menempatkan sumber daya manusia yang tepat pada posisi yang tepat agar organisasi dapat bergerak lebih adaptif.

“Ini bukan soal suka atau tidak suka, tetapi bagaimana organisasi dapat bergerak cepat, adaptif, dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat,” katanya.

Mansur juga mengingatkan para pejabat yang baru dilantik agar tidak larut dalam euforia jabatan. Ia meminta mereka segera menunjukkan kinerja yang cepat, responsif, dan profesional sejak awal masa tugas.

Selain itu, pelantikan ini merupakan bagian dari penguatan tata kelola sumber daya manusia di lingkungan Kementerian Agama Republik Indonesia.

Menurutnya, mutasi dan promosi merupakan hal yang wajar dalam organisasi untuk memperluas pengalaman kepemimpinan serta memperkuat manajemen talenta.