Sukses Selenggarakan International Seminar 2020, STIE Enam Enam Kembali Diprogramkan Tahun Ini

Terkini.id, Kendari – Setelah dilaksanakan pada 2020 untuk kali kedua, maka tahun ini kembali digelar Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Enam Enam. Demikian disampaikan Dr. Bakhtiar Abbas, Ketua STIE Enam Enam, Kendari, setelah microteaching calon dosen, Kamis 8 Juli 2021.

Bakhtiar mengemukakan bahwa tahun lalu, STIE Enam Enam telah menyelenggarakan pelbagai acara berskala internasional. Diantaranya adalah International on Social and Behavioral Sciences.

Pada kesempatan tersebut dilaksanakan dengan mengundang pembicara dari Universiti Kebangsaan Malaysia dan Tohoku University, Jepang.

Baca Juga: STIE Enam Enam Kendari Merintis Kerjasama Merdeka Belajar di Kampus...

Maka, untuk tahun ini acara yang sama akan diselenggarakan kembali. Hanya saja, akan menggunakan platform daring.

Sejalan dengan program Kampus Merdeka, STIE Enam Enam telah menyelenggarakan pelbagai kegiatan untuk memperkuat Tri Dharma perguruan tinggi.

Baca Juga: STIE Enam Enam Kendari Bersama Dosen Indonesia Semesta Selenggarakan Workshop...

Adapun pelaksanaan International on Social and Behavioral Sciences ini telah dilaksanakan sejak 2019. Olehnya, akan dilanjutkan dan juga dilaksanakan secara berkala.

Ini sebuah kesempatan bagi mahasiswa dan juga dosen untuk turut dalam diskursus keilmuan secara global. 

Terdapat pelbagai kegiatan dengan pola dan pendekatan yang dilaksanakan secara berjenjang untuk memberikan kesempatan bagi civitas akademika STIE Enam Enam dalam memperkuat keilmuan.

Baca Juga: Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Enam Enam Pertahankan Kerjasama dengan Perguruan...

STIE Enam Enam saat ini mempersiapkan untuk merekrut dosen untuk mempersiapkan tambahan mahasiswa yang akan diterima pada tahun akademik yang akan datang.

“Pelaksanaan micro teaching ini sebagai salah satu tahapan yang diselesaikan dalam rangkaian seleksi dosen,” kata Bakhtiar.

Sebanyak dua puluh orang calon dosen yang mengikuti micro teaching. Mereka selanjutnya akan diseleksi oleh yayasan untuk rekruitmen dosen.

“Ini sebagai bukti dukungan dan kepercayaan masyarakat,” ujar Bakhtiar yang menyelesaikan pendidikan doktornya di pascasarjana Universitas Halu Oleo.

Bagikan