Koalisi Aktivis Pemerhati Korupsi Minta Kejati Sultra Fokus Soroti Dugaan Kolusi dan Potensi Korupsi di Pemda Koltim

Terkini.id, Kolaka Timur – Koalisi Aktivis Pemerhati Korupsi meminta Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Tenggara (Sultra) untuk fokus menyoroti dugaan kolusi dan potensi korupsi di Pemerintah Daerah (Pemda) Kolaka Timur (Koltim), Selasa 29 Juni 2021.

Ketua Koalisi Aktifis Pemerhati Korupsi, Rikal mendesak Kejati Sultra menegaskan pihaknya akan melakukan monitoring dan investigasi secara berkelanjutan terkait dugaan adanya kolusi dan praktik korupsi di lingkup Pemda Koltim.

“Kami menduga dan mensinyalir terjadi praktek kolusi dan korupsi dalam proses pelaksanaan lelang proyek APBD dan APBN di Pemda Koltim,” katanya.

Lanjut Rikal yang terkenal mengadvokasi persoalan Hukum di Sultra mendesak pihak Kejati Sultra memberikan atensi penuh terhadap persoalan ini.

“Kita mendesak Bapak Kejati memberi Atensi penuh terhadap dugaan potensi kolusi dan korupsi khususnya terkait dugaan rekomendasi pemenang proyek di Koltim. Ini harusnya di pantau di LPSE agar benar benar berjalan sesuai ketentuan yang berlaku tidak ada memo, tidak ada pengaturan siapa atau perusahaan mana yang harus dimenangkan dalam tender,” bebernya.

Pihaknya juga membeberkan pemerintahan yang bersih harus diwujudkan agar masyarakat merasakan manfaat dari ikut memilih pada Pilkada lalu, jangan ada kesan hanya orang orang tertentu yang dapat proyek dan juga APBD tidak tepat sasaran.

“Kita inginkan Sultra ini bebas KKN, jangan ada kesan keluarga bupati, orangnya yang dekat dengan lingkaran kekuasaan maka mereka yang direkomendasi dapat kegiatan proyek APBD. Ini harus dirubah bahwa semua berdasarkan mekanisme lelang dan sangat bebas serta jauh dari intervensi,” tambahnya.

Rikal mendesak Kejati dan KPK memberi atensi terhadap wacana ini agar tidak terjadi lagi kepala daerah di tangkap karena kasus korupsi seperti terjadi di BUSEL, dan daerah lainnya. 

“Menurut investigasi awal kami ada beberapa yang menjadi penentu dalam urusan proyek dan jabatan, dugaan ini akan kami telusuri dan secara resmi akan melaporkan ke pihak kejaksaan sebagai lembaga yang terpercaya membongkar beberapa kasus korupsi di Sultra. Seperti kota ketahui Kejaksaan juga dl pernah membongkar kasus korupsi di KPU Koltim,” pungkasnya.

Terkait persoalan tersebut Jurnalis Terkini.id terus berusaha mengkonfirmasi pihak terkait, namun belum bisa terhubung.

Bagikan