DPD KNPI Busel Harap Bupati Maksimalkan Alokasi Anggaran Guna Pembangunan SDM Pemuda

Terkini.id, Buton Selatan, – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Buton Selatan berharap kepada Bupati untuk memaksimalkan alokasi anggaran untuk pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) Pemuda, Senin 16 Maret 2021.

Ketua OKK DPD KNPI Busel LM David Triyono menyarankan agar Bupati Buton Selatan bisa fokus mengalokasikan anggaran untuk pembangunan SDM

“Saya menyarankan agar Bupati juga bisa memfokuskan anggaran untuk kegiatan kepemudaan, karena Pemuda merupakan penerus perjuangan generasi terdahulu untuk mewujukan cita-cita bangsa, Pemuda menjadi harapan dalam setiap kemajuan di dalam suatu bangsa,” jelasnya.

Baca Juga: Bakal Gelar Advance Training, BADKO HMI Sultra Rangkaikan dengan Giat...

Lanjut David menambahkan aspek-aspek yang harus dipenuhi seperti tersedianya sarana perasarana, regulasi hukum dan penganggaran yang jelas, beserta pelembagaan partisipasi pemuda merupakan syarat yang harus terpenuhi demi terwujudnya Kabupaten yang layak untuk pemuda.

“Bupati juga harus mendorong program-progam pelayanan pemuda, sebagaimana diamanatkan peraturan Menteri Pemuda dan Olahraga nomor 11 tahun 2017 diantaranya berupa program penyadaran, pemberdayaan dan pengembangan pemuda,salah satunya menyediakan sebuah wadah seperti gedung fasilitas serbaguna untuk pemuda agar para pemuda bisa mengembangkan potensi potensi mereka digedung tersebut, bisa berkreatifitas dan bisa melakukan hal hal yang lebih produktif untuk kemajuan buton selatan,” bebernya.

Baca Juga: Lagi, PT VDNI dan PT OSS Bantu Pemda dan Masyarakat...

Lebih jauh David memaparkan, KNPI sebagai mitra strategis pemerintah ingin secara proaktif membantu pemerintah dalam realisasi program, Khususnya yang berkenaan dengan pemuda, mengingat pemuda saat ini diperhadapkan dengan penuntuntutan zaman, Tantangan pemuda berkaitan dengan bonus demografi, Persaingan global maupun revolusi 5.0 merupakan sebuah ancaman yang nyata, Jika tidak segera bersiap menghadapi hal tersebut, ditakutkannya kita tidak disiapkan instrumen pendukungnya, dikhawatirkan bermunculan generasi-generasi non produktif di kemudian hari, akibat salah dan terlambat menyikapi dinamika perubahan zaman hari ini.

“Semoga kedepan pemuda kabupaten Buton Selatan terhindar dari aktivitas kontra produktif akibat dari tidak terfasilitasinya aktivitas pemuda,” tutupnya

Bagikan