K-SBSI Sultra Bangun Kemitraan dengan BLK Kendari

K-SBSI Sultra
K-SBSI Sultra saat berkunjung di BLK Kendari (Ket Foto: Irfan/terkini.id)

Terkini.id, Kendari – Konfederasi Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (K-SBSI) Sulawesi Tenggara (Sultra) membangun kemitraan dengan Balai Latihan Kerja (BLK) Kendari guna menuntaskan persoalan pengangguran yang semakin bertambah sejak adanya wabah Pandemi Covid-19, Jum’at, 5 Maret 2021.

Ketua K-SBSI Sultra Alvian Pradana Liambo mengatakan sejak wabah Pandemi Covid-19 banyak pekerja yang dirumahkan bahkan pihak perusahaan melakukan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK).

“Sejak wabah Pandemi Covid-19 banyak pekerja yang dirumahkan bahkan mendapatkan PHK dari Perusahaan, ” katanya.

Disisi lain, kita akan menghadapi Bonus demografi dimana angka usia produktifitas masyarakat Indonesia khususnya di sulwesi tenggara lebih banyak dari usia yang tidak produktif dan tentunya semua harus dibekali skill dan kemampuan kompetensi.

“Terlebih lagi saat ini kita sudah masuk pada revolusi industri 4.0 dimana tenaga manusia semakin berkurang akibat teknologi yang berproduksi secara otomatis dikarenakan tenology cyber terintegrasi dengan teknologi otomatisasi,” bebernya.

Hal ini juga cukup mengkhawatirkan dikemudian hari dengan populasi masyarakat Indonesia yang tidak sedikit. 

Ia menambahkan maksud dan tujuan K-SBSI berkunjung ke BLK Kendari untuk mendapatkan dukungan dan sebagai upaya menemukan solusi dalam persoalan ini.

“K-SBSI Sultra berkunjung ke BLK Kendari untuk menyampaikan perihal ini, dan kita pun mendapatkan sambutan baik dari BLK Kendari,” tambahnya.

Ditempat yang sama Kepala BLK Kendari La Ode Haji Polondu menyambut baik kunjungan K-SBSI Sultra, ia mengatakan pihaknya siap bersinergi dan mensupport KSBSI Sultra.

“BLK Kendari siap mensupport kegiatan KSBSI Sultra,” katanya saat ditemui diruangannya.

Konten Bersponsor

Mungkin Anda Suka

Perkara PT. TMS, PN Kendari Putuskan Tergugat IV Tak Terlibat Perbuatan Melawan Hukum

Mahasiswa Tuntut KPK Periksa Kembali Mantan Gubernur Sultra Nur Alam, Soal Dugaan Korupsi

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar