Polemik Penjualan Saham Ilegal PT. TMS, Polda Sultra Didesak Pidanakan Pihak Terkait

Terkini.id, Kendari – Institut Demokrasi dan Sosial Indonesia (IDi-SI) mendesak Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Tenggara (Sultra) untuk mempidanakan PT. Tonia Mitra Sejahtera soal penjualan saham ilegal, Kamis 21 Januari 2021.

Direktur eksternal IDi-SI Jamal Basri mengatakan pihaknya menduga beberapa petinggi PT. TMS menjalankan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) secara tidak sah. Sebab, dalam RUPSLB, dua nama yang berposisi sebagai Komisaris Andi Lutfi dan Direktur yakni Ali Said tidak dilibatkan dalam RUPSLB.

“Berdasarkan hal tersebut kami dari IDiSI mendesak Polda Sultra untuk memproses Hukum pemegang saham lainnya yang kami duga melakukan perbuatan melanggar hukum karena telah melakukan RUPSLB tanpa sepengetahuan pemegang saham lainnya,” jelasnya.

Baca Juga: Eks Direktur PT TMS: Mendag Lutfi dan Ali Said Hanya...

Lanjutnya pihaknya juga menegaskan walaupun proses Perdatanya sementara berlangsung di Pengadilan Negeri Kendari hal tersebut tidak mengenyampingkan Perbuatan Pidana para pemegang saham lainnya dan oleh sebab itu pihaknya meminta kepada Dirkrimsus Polda Sultra untuk memproses para pihak yang diduga melakukan Pelanggaran Hukum.

Untuk diketahui PT. TMS yang memiliki IUP seluas kurang lebih 5891 Hektar beroperasi di Kecamatan Kabaena Timur dengan status operasi Pertambangan Nickel.

Baca Juga: PT. TMS Diduga Lakukan Ekspor Ilegal

Selain itu dalam waktu dekat ini IDI-si juga akan melanyankan surat ke KPK RI untuk meminta agar melakukan audit internal kepada PT Tonia Mitra sejahtera selama melakukan penambangan baik sejak keluar Kouta ekspor pada tahun 2018 sampai sekarang kami duga transaksi yang di lakukan secara ilegal.

Bagikan